Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Ibukota

Bahaya, Paham Radikal Terorisme Merambah Internet, Pembaca Jangan Terpengaruh

Redaksi by Redaksi
September 12, 2019
in Ibukota, TNC Edukasi
0
Smiley face

TenggaraNews.com, KENDARI – Kemajuan teknologi komunikasi di era milineal ini, seharusnya dimanfaatkan secara positif untuk kemajuan peradaban manusia. Namun ada juga orang yang menyalahgunakannya, dengan menyebarkan paham radikal terorisme melalui internet.

“Paham radikal terorisme ini memanfaatkan saluran internet, untuk pembentukan opini, seperti media sosial facebook, youtube, whatsapp, instagram dan lain sebagainya guna menyebarkan tulisan, foto, gambar meme dan video, ” jelas Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI, Dr.Hj.Andi Intang Dulung,M.H.I di hadapan peserta Rembuk Aparatur Kelurahan dan Desa tentang Literasi Informasi Melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di salah satu hotel di Kota Kendari, Rabu (11/9/2019).

Bahayanya, bila masyarakat tidak teliti dengan cara mengecek kebenaran informasi yang ditemukan di medsos, facebook, youtube, whatsapp, instagram, blog, line, dan lain sebagainya, sangat cepat terpengaruh. Apalagi kalau informasi itu dishare ke mana-mana, sehingga viral atau ramai dibicarakan orang.

Meskipun informasi tersebut tidak benar atau hoax, namun karena sudah viral di medsos, maka ini bisa berubah menjadi pembenaran publik. “Karena itu, semua informasi yang diperoleh harus disaring terlebih dahulu, dicek kebenaran informasinya barulah dishare. Tapi kalau informasi tersebut hoax, jangan dishare ke publik. Berikan bantahan penjelasan informasi yang sebenarnya, ” jelas Andi Intang Dulung yang pernah bertugas di Kemenag Provinsi Sultra ini.

You Might Also Like

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

Anggota DPR RI Ahmad Safei Pastikan Masyarakat Kolaka Memiliki Akses Gizi yang Layak

Smiley face

Kemudian dari sisi perekrutan anggota teroris, juga mengalami perubahan seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi zaman now. Teroris lama, perekrutannya memanfaatkan pendekatan keluarga, lembaga keagamaan dan pertemanan. Polanya tertutup dan pembaitan langsung.

“Bahkan ada cara menikahi perempuan. Setelah itu diberi atau disuntik paham radikal. Memang butuh waktu lama untuk menyebarkan paham ini, tapi ini tetap saja berbahaya dan harus diwaspadai, terutama di lingkungan kita, ” jelasnya.

Sedangkan gaya terorisme baru, cara perekrutan memanfaatkan website, medsos facebook mesengger, whatsapp, instagram, twitter dan lain-lain. Polanya terbuka, pembaiatan via media.

“Ini pengaruhnya sangat cepat, dalam waktu singkat sudah terpapar radikal terorisme. Sudah banyak kejadian yang ditemukan. Contoh kasus, ada anak cerdas terpengaruh ke Negara Surya. Dia diiming imingi sudah saatnya pindah ke negara surga, yakni Suriah. Ternyata bukan surga yang ditemukan di sana, justru bahaya yang didapatkan. Inilah contoh, betapa cepatnya paham radikal teroris mempengaruhi orang melalui internet. Karena itu, saya tekan lagi semua informasi yang diperoleh harus di saring baru share, ” ujarnya.

Teroris juga saat ini sudah memanfaatkan pola pembiayaan uang virtual (bitcoin). “Sekarang sudah pakai uang virtual,” tandasnya.

Sementara itu, pengurus FKPT Sultra, Milwan menjelaskan, ciri-ciri berita hoax atau berita bohong yang dapat mempengaruhi publik. Seperti memberi penyuluhan, minta supaya dishare atau diviralkan, menggunakan argumen yang sangat teknis, artikel menyembunyikan fakta, berita biasa ditulis media abal-abal, manipulasi foto.

Mantan pimpinan salah satu media cetak ini juga menjelaskan, Negara Indonesia masuk peringkat ke 2 dari seluruh dunia sebagai pengguna internet terbanyak.

Laporan : Rustam

Post Views: 255
Previous Post

Lippo Plaza Dijadikan BLK, KPK Buton Soroti Dinas Tenaga Kerja Baubau

Next Post

Antara Habibie dan Jokowi

Redaksi

Redaksi

Related News

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

by Redaksi
October 28, 2025
0

MOMEN sumpah pemuda bagi generasi kekinian adalah sesuatu yanga sangat berharga, istimewa dan sangat berkesan di mana dalam perjalanan pemuda...

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

by Redaksi
October 17, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR) segera mencopot Kadis...

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

by Redaksi
October 14, 2025
0

TenggaraNews. com, KENDARI– Telkomsel kembali mengambil peran aktif dalam event keagaaman dan kebudayaan nasional. Kali ini, Telkomsel berpartisipasi dalam perhelatan...

Anggota DPR RI Ahmad Safei Pastikan Masyarakat Kolaka Memiliki Akses Gizi yang Layak

Anggota DPR RI Ahmad Safei Pastikan Masyarakat Kolaka Memiliki Akses Gizi yang Layak

by Redaksi
October 12, 2025
0

TenggaraNews.com, KOLAKA - Anggota Komisi IX DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Ahmad Safei, senantiasa ingin...

Next Post
Antara Habibie dan Jokowi

Antara Habibie dan Jokowi

Berita Hoax Diciptakan Orang Pintar Tapi Jahat, Lalu  Dishare Oleh Orang Baik Tapi Bodoh

Berita Hoax Diciptakan Orang Pintar Tapi Jahat, Lalu Dishare Oleh Orang Baik Tapi Bodoh

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Dari Daratan ke Kepulauan, Sulawesi Tenggara Siap Miliki 15 Satuan Pendidikan Widyalaya
  • Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara