TenggaraNews.com, JAKARTA – Polsek Metro Tamansari, Polres Metro Jakarta Barat meringkus empat pelaku penjambret yang tergabung dalam sindikat jambret tenda oranye, yaitu RB (30), MRT (29), AS (35) dan DT (32). Salah satu pelaku terpaksa ditembak mati karena mencoba melawan petugas.
Penangkapan komplotan jambret tenda oranye tersebut dilakukan di Teluk Gong, Jakarta Utara, Minggu 1 Juli malam. Dalam penangkapan itu, satu orang berinisial RB (30) ditembak mati karena melawan polisi.
Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Ruli Indra Wijaya mengatakan, pelaku RB diringkus pada Minggu 1 Juli 2018, sedangkan pelaku lainnya diringkus pada hari sebelumnya.
“RB terpaksa diberikan tindakan terukur dan meninggal dunia, karena berusaha melawan petugas,” ujar Ruli di Jakarta, Selasa 3 Juli 2018.
Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan, selain empat orang yang ditangkap, pihaknya juga masih memburu lima tersangka lain yaitu WW, DN, MW, KD, dan TT.
Ruli menambahkan, terakhir komplotan ini beraksi di Jalan Mangga Besar Raya, Tamansari, Jakarta Barat dengan menjambret sebuah tas milik wanita yang isinya handphone, kunci mobil, dan STNK mobil.
“Salah satu dari anggota mereka, memepet korban kemudian mengambil tas korban,” terangnya.
Dari tangan pelaku, polisi menyita dua unit sepeda motor yang kerap digunakan untuk beraksi. Namun, barang bukti seperti kunci mobil dan STNK dibuang ke Kali RPTRA Kalijodo.
Untuk diketahui, sebelumnya polisi juga telah menembak mati penjambret Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Syarief Burhanuddin. Penjambret tersebut juga tergabung dalam sindikat jambret Tenda Oranye.
Laporan:Ashari Gonddes
Editor:Ikas Cunge







