TenggaraNews.com, BELAWAN – Bayi Dea Aisyah yang baru berumur sekira 1 tahun, kondisi kesehatannya sangat memperihatinkan. Sejak 3 bulan lalu, dia terkena Hidrocephalus. Kepalanya membesar karena terdapat cairan.
Dea semestinya dibawa berobat ke rumah sakit, namun apa daya keterbatasan ekonomi sehingga anak tersebut belum mendapat pertolongan medis. Orang tua Dea, Hendra dan Jumiati tak mempunyai biaya yang cukup.
Mendapat kabar Dea Aisyah mengalami penderitaan Hidrocephalus dan tidak memiliki biaya untuk berobat, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH, merasa terpanggil untuk melihat kondisi Dea.
Meski kesibukan menjalankan tugas negara sangat padat, namun Ikhwan Lubis masih sempat berkunjung ke rumah Dea yang beralamt di Jalan Andan Sari Durung, Lingkungan 18, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, sekira pukul 11.15 WIB, Selasa (24/9/2019).
Dea adalah anak dari keluarga bernama Hendra dan Jumiati. Dea diketahui sudah 3 bulan mengalami penyakit tersebut, karena keterbatasan ekonomi orang tuanya, selama pengubatan Dea hanya dibawa ke pengobatan kampung (tradisional).
Kedatangan Ikhwan Lubis di kediaman Dea, untuk meringankan beban keluarga Dea dengan memberi tali asih dan biaya pengobatan, serta menyarankan kepada pihak keluarga agar segera membawa berobat Dea ke rumah sakit pemerintah, supaya penyakinya tersebut bisa cepat sembuh.
“Saya harap keluarga bisa secepatnya membawa dea ke rumah sakit pemerintah, agar dea cepat sembuh dari sakit yang di rasakannya” ucap kapolres.
Dengan kedatangan Kapolres Pelabuhan Belawan, kedua orang tua Dea merasa terharu dan mengucapkan terimakasih. “Dengan kedatangan bapak Kapolres, kami hanya bisa mengucapkan terima kasih,” ucap orang tua Dea yang terharu.
Laporan : RJ Samosir
Editor : Rustam









