TenggaraNews. com, KENDARI — Ikatan Santri Asal Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara (IKSASTRA) menggelar kegiatan Halal Bihalal dengan khidmat dan penuh kehangatan disalah satu hotel di Kota Kendari pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Wilayah Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) serta Pengurus Wilayah Ikatan Alumni DDI (IADI) Provinsi Sultra.
Acara tersebut dihadiri oleh AG. Prof. Dr. KH. Muh. Faried Wadjedy, Lc., M.A selaku Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso sekaligus Majelis Syuyukh PB DDI bersama rombongan.
Turut hadir Rektor Universitas Nahdlatul Ulama, perwakilan Wali Kota Kendari, perwakilan Kapolda Kendari, para kepala KUA se-Kota Kendari, serta berbagai lembaga dan organisasi keagamaan di Kota Kendari.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Panitia, dilanjutkan sambutan dari Pengurus Wilayah DDI Sultra yang diwakili oleh H. Abdul Haq Idrus, S.Ag., M.H.
Dalam sambutannya, Abdul Haq Idrus menyampaikan bahwa lembaga DDI di Sulawesi Tenggara kini telah berkembang menjadi 13 lembaga yang meliputi jenjang TK, MI, MTs, hingga MA.
Ia juga mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas kehadiran Anregurutta yang usianya saat ini menjelang 83 tahun, namun tetap semangat menyapa para santri dan alumni di Sulawesi Tenggara.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan pidato dari santri Pondok Pesantren DDI Mangkoso yang berasal dari Kendari.
Dalam penampilannya, para santri tersebut menyampaikan pidato secara memukau dalam empat bahasa, yakni bahasa Arab, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, dan bahasa Tolaki.
Penampilan ini mendapat pujian dari Anregurutta dan para hadirin karena penyampaiannya yang penuh retorika, percaya diri, serta mencerminkan kualitas pendidikan pesantren yang unggul.
Selanjutnya, dilakukan pelantikan Pengurus Wilayah DDI Sultra dan Pengurus Wilayah IADI Sultra oleh AG. Prof. Dr. KH. Muh. Faried Wadjedy, Lc., M.A yang didampingi oleh Gurutta Sayyid Safaruddin Latif.
Dalam struktur kepengurusan yang dilantik, Pengurus Wilayah DDI Sultra dipimpin oleh Drs. KH. Muslim sebagai ketua dengan Paharuddin, S.Ag., M.Pd.I sebagai sekretaris umum.
Sementara itu, Pengurus Wilayah IADI Sultra diketuai oleh Drs. Rustan, M.H.I dengan H. Muhammad Iqbal, Lc., M.H.I sebagai sekretaris umum.
Dalam sambutan pelantikannya, AG. Prof. Dr. KH. Muh. Faried Wadjedy, Lc., M.A berpesan agar seluruh pengurus yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta keikhlasan dalam mengembangkan DDI di Sulawesi Tenggara.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian hikmah Halal Bihalal oleh AG. Prof. Dr. KH. Muh. Faried Wadjedy, Lc., M.A.
Dalam tausiyahnya, Prof Muh Faried mengapresiasi panitia atas terselenggaranya kegiatan yang dinilainya sebagai salah satu Halal Bihalal terbaik yang pernah dihadiri, baik dari segi tempat maupun partisipasi peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Anregurutta juga menyampaikan bahwa Pondok Pesantren DDI Mangkoso telah memiliki Ma’had Aly.
Dari sekitar 91 Ma’had Aly yang ada di seluruh Indonesia, hanya dua yang berada di Sulawesi Selatan, yakni di Mangkoso (Kabupaten Barru) dan di Sengkang. Kabupaten Barru, melalui Ma’had Aly DDI Mangkoso, bahkan menjadi representasi Kawasan Timur Indonesia.
Ia juga menegaskan bahwa salah satu keunggulan Mangkoso dibandingkan Ma’had Aly lainnya adalah karya ilmiah sarjana Ma’had Aly di Mangkoso yang telah menggunakan bahasa Arab dan mendapat pengakuan dari Universitas Al-Azhar Kairo.
Dia juga menekankan pentingnya menjaga silaturrahim, yang menurutnya memiliki keutamaan besar, di antaranya dapat memanjangkan umur dan melapangkan rezeki. Ia berharap kebersamaan antara santri dan alumni dapat terus terjalin di masa yang akan datang.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan mempererat ukhuwah di antara seluruh peserta yang hadir.
Laporan : Tam







