TenggaraNews.com, KENDARI – Bau busuk menyengat hidung saat melewati sebuah tong sampah di Jalan Tunggala, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua. Terlihat sampah menumpuk dan meluber keluar dari bak yang disiapkan. Tak ada petugas kebersihan yang mengangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
Pemandangan sampah melebih kapasitas bak terlihat di ruas jalan protokoler Kota Kendari. Seperti di sepanjang Jalan Ahmad Yani mulai simpang empat alun-alun MTQ sampai di tugu Piala Adi Pura simpang empat Lepi-lepo, Kecamatan Baruga.
“Ini sampah kelihatannya sudah berhari-hari tidak diangkut petugas kebersihan Kota Kendari. Mungkin petugasnya libur lebaran, makanya pembersihan sampah juga libur. Padahal ini tidak boleh terjadi, petugas kebersihan harus tetap bekerja, ” kata Aisyah, Sabtu (8/6/2019).
Pemandangan menumpuknya sampah juga terlihat di ruas Jalan MT Haryono hingga Anduonohu, Jalan R.Soeprapto, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Muh Hatta, Jalan Ir Soekarno.
Sampah yang menumpuk itu, menimbulkan aroma tak sedap, karena kondisinya basah diguyur hujan yang turun tanpa henti sejak sepekan terakhir ini.
Semestinya Pemkot Kendari bisa mengatasi penumpukan sampah yang terjadi saat ini, meskipun dalam suasana libur lebaran Idul Fitri. Petugas kebersihan sudah dibagi shif kerjanya, sehingga sampah tidak ada yang menumpuk di pinggir jalan.
” Pak Walikota harus belajar cara menangani sampah dengan baik. Secepatnya diangkut semua sampah yang sudah ada di bak-bak penampungan. Ya segera diangkut ke tempat pembuangan akhir di Puwatu, ” harap Arwan, salah seorang warga Baruga yang ditemui secara terpisah.
Laporan : Rustam









