Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home TNC Edukasi

Janji Bupati Muna Tak Terealisasi, 22 Siswa SMKS Kelautan Kembali Atas Peran Rajiun

Redaksi by Redaksi
May 22, 2020
in TNC Edukasi
0
Smiley face

TenggaraNews.com, MUNA– Sebanyak 22 siswa Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Kelautan dan Perikanan Kabupaten Muna berhasil dipulangkan usai melakukan praktek kerja industri di daerah Juwana, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Kamis 21 Mei 2020.

Siswa SMKS Kelautan dan Perikanan tersebut melakukan praktek di kota yang memiliki julukan ‘Hoghwarts van java’ sejak Desember 2019 sampai 16 Maret 2020, namun saat pihak sekolah akan menarik dari lokasi kegiatan, pemerintah Kabupaten Pati saat itu melakukan emberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat Covid-19, sehingga selama tiga minggu mereka harus mendekam di kos-kosan, dimana tempat peristirahatan mereka dikenai biaya per orangnya sebesar Rp50 ribu rupiah setiap harinya.

Kepala SMKS Kelautan dan Perikanan Kabupaten Muna, La Halisi mengungkapkan, sebelumnya Ia sudah meminta bantuan kepada pemerintah Kabupaten Muna untuk memulangkan peserta didiknya karena penerapan PSBB, namun selama tiga hari bantuan  tersebut belum terpenuhi.

“Karena saya tidak bisa tangani mereka sendiri sehingga saya melaporkan hal tersebut ke Pemda Muna, agar ada solusi. Saat bertemu pak bupati, saya melaporkan bahwa siswa-siswaku tidak dapat dipulangkan disebabkan aturan yang terapkan oleh pemerintah Pati, sehingga saat itu Bupati Muna mengatakan akan membantu memulangkan mereka, namun sampai tiga hari saya menunggu,  belum ada juga realisasi,” ungkapnya.

Dikatakannya, jika pihaknya bisa mengurus kepulangan siswanya tentu dirinya tidak akan meminta bantuan kepada Pemda Muna.

You Might Also Like

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

Anggota DPR RI Ahmad Safei Pastikan Masyarakat Kolaka Memiliki Akses Gizi yang Layak

Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha Gelar Dialog Transformasi Pergerakan Mahasiswa Sebagai Pelopor Perubahan

Komisi IX DPR RI Bersama BGN Sosialisasi Program MBG di Baubau

Ia bercerita, bahwa siswanya mengikuti praktek kerja industri selain dari Kota Pati juga ada di Kota Gresik. Namun untuk kelompok yang ada di kota Gresik, kata dia, bisa dipulangkan dengan menggunakan transportasi udara, sementara kelompok yang berada di Kota Pati masih terkatung-katung akibat penerapan PSBB.

“Saya sedih kepada mereka, apalagi saat itu mereka kehabisan uang saku, orang tua mereka juga sudah mentransferkan uang makan dan uang kos selama berada di Pati. Mengharukan, mereka harus tidur berdesak-desakan. Dibsana mereka menyewa dua kamar, satu kamar di tempati oleh 11 orang, yang lebih memprihatinkan 1 liter beras harus dibagi sebanyak 22 orang dalam sehari,” katanya.

Saat ditanya tentang kepulangan 22 siswa di Kota Raha, Ia mengatakan, bahwa hal itu tidak lepas dari bantuan salah satu media daring.

Dijelaskannya, saat itu salah satu anggota Group Whatsapp alumni SPG membaca berita tersebut, kemudian menghubungi dirinya dan bertanya tentang anak didiknyabyang masih berada di Jateng, dengan maksud ingin membantu memulangkannya.

Smiley face

“Rekan-rekan saya saat itu langsung menemui saya di rumah pada Kamis malam, dan menawarkan akan membantu memulangkan siswa-siswaku, namun saat itu saya bilang ke mereka bahwa hal ini sudah dilaporkan ke pihak Pemda, jadi saya harus konfirmasi ke mereka dan saya minta ke meraka itu untuk tidak mengambil alih dulu. Saya katakan, agar rekan saya itu memberi waktu saya sampai besok untuk menyampaikan bagaimana kesiapan Pemda dalam hal membantu kepulangan mereka,” ucapnya.

Namun, lanjut dia, keesokan harinya ternyata dirinya mendapat jalan buntu, sebagaimana yang didelegasikan untuk mengurus kepulangan siswa SMKS tidak ditemuinya, dirinya sempat meminta nomor handphone Bupati Muna, akan tetapi Ia mendapatkan jawaban bahwa orang nomor satu di Bumi Sowite itu tak memegang handphone, sehingga diberilah kontak ajudannya, namun saat dihubungi nomor tersebut tidak aktif.

“Saya kehabisan informasi dan tidak berharap lagi ke Pemda Muna. Pada malam harinya datang lagi rekan saya itu yang juga merupakan alumni SPG, kemudian mereka menanyakan apakah ada jawaban dari Pemda, saya katakan bahwa informasi putus. Kemudian saya menyerahkan berkas siswa saya agar bisa dipulangkan ke kampung halaman sebelum lebaran,” bebernya.

Ditambahkannya, saat siswa-siswanya telah sampai di Kota Raha, barulah dirinya dihubungi bahwa 22 siswanya tersebut sudah berada di Jalan Dr. Sutomo. Mereka di tempatkan di salah satu rumah tim pemenangan Rajiun Tumada.

“Saya juga kaget kalau mereka sudah berada di Kota Raha dan sudah ditangani oleh Masyarakat Pecinta Rajiun (MPR), yang jelas saya ucapkan terima kasih. Saya harapkan ini tidak dikaitkan dengan politik. Semoga ini murni bantuan kemanusiaan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, anggota MPR, Jaya mengatakan, bahwa apa yang dilakukan anggota MPR tidak ada tujuan lain, hal itu dilakukan karena semata-mata dorongan hati nurani Bupati Muna Barat, LM. Rajiun Tumada untuk membantu sesama.

Sebab, dari 22 siswa tersebut, ada dua orang yang merupakan warga Muna Barat, satu lainnya warga Buton Tengah, dua orang dari Buton Utara dan 17 siswa asal Kabupaten Muna.

“Ini murni bantuan kemanusiaan jangan dipelintir dengan politik. Bapak Rajiun melalui video teleconference mengatakan, bahwa hal itu dilakukan karena faktor kemanusiaan, yang penting meraka telah sampai dengan selamat, bisa berkumpul dengan keluarga saat lebaran dan semuanya dalam keadaan sehat,” pungkasnya.

Laporan: Phoyo

Post Views: 167
Previous Post

Usai Lebaran, Masyarakat Langara Sudah Dapat Mengakses Jaringan IndiHome

Next Post

Memeriahkan HUT ke-47, HNSI Sumut Bagikan Paket Sembako dan Masker Kepada Nelayan

Redaksi

Redaksi

Related News

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

by Redaksi
October 28, 2025
0

MOMEN sumpah pemuda bagi generasi kekinian adalah sesuatu yanga sangat berharga, istimewa dan sangat berkesan di mana dalam perjalanan pemuda...

Anggota DPR RI Ahmad Safei Pastikan Masyarakat Kolaka Memiliki Akses Gizi yang Layak

Anggota DPR RI Ahmad Safei Pastikan Masyarakat Kolaka Memiliki Akses Gizi yang Layak

by Redaksi
October 12, 2025
0

TenggaraNews.com, KOLAKA - Anggota Komisi IX DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Ahmad Safei, senantiasa ingin...

Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha  Gelar Dialog Transformasi Pergerakan Mahasiswa Sebagai Pelopor Perubahan

Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha Gelar Dialog Transformasi Pergerakan Mahasiswa Sebagai Pelopor Perubahan

by Redaksi
October 12, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI - Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha (KPMM), Muna Barat menggelar dialog dengan mengangkat tema "Transformasi Pergerakan Mahasiswa sebagai Pelopor...

Komisi IX DPR RI Bersama BGN Sosialisasi Program MBG di Baubau

Komisi IX DPR RI Bersama BGN Sosialisasi Program MBG di Baubau

by Redaksi
September 16, 2025
0

TenggaraNews. com, BAUBAU - Komisi IX DPR RI bersama Mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan sosialisasi program Makan Bergizi...

Next Post
Memeriahkan HUT ke-47, HNSI Sumut Bagikan Paket Sembako dan Masker Kepada Nelayan

Memeriahkan HUT ke-47, HNSI Sumut Bagikan Paket Sembako dan Masker Kepada Nelayan

Camat Kolaka Sumbang APD untuk Kader Gemari di Tujuh Kelurahan

Camat Kolaka Sumbang APD untuk Kader Gemari di Tujuh Kelurahan

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat
  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara