TenggaraNews.com, BELAWAN – Lapak jualan warga yang berada di pinggiran rel kereta api Belawan digusur oleh pihak PT. KAI. Penggusuran dilakukan setelah ada surat pemberitahuan dari pihak PT.KAI pada tanggal 2 September 2020.
Penggusuran tersebut dilakukan PT.KAI dibantu Tim gabungan dari Muspika plus, TNI-Polri, Satpol PP dan beberapa ormas yang berada dibelawan.
Dalam kegiatan itu tampak para pedagang dan masyarakat yang tinggal di seputaran rel tersebut pasrah dan sedih.
Ibu Lina pedagang yang sudah tinggal selama 25 tahun tidak bisa menahan tangis saat melihat kiosnya dihancurkan oleh beko milik PT. KAI.
“Rumah dan kios kami hancur pak, jadi sekarang kami mau kerja dan makan apa pak,” ujarnya sembari menangis.
Saat ditemui dilokasi, pihak PT. KAI tidak ada yang bisa berkomentar.
Laporan : Rj Samosir









