TenggaraNews.com, WAKATOBI – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Wakatobi Safiuddin, angkat bicara soal adanya kegiatan mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis premium dan biosolar di Wakatobi yang dilaporkan di Polres.
Laporan ke Polres oleh masyarakat tersebut, terkait kecurangan pendistribusian dan tingginya harga BBM subsidi jenis Premium dan Solar.
Safiudin mengungkapkan soal tingginya harga BBM Subsidi itu, Perindag dalam pengawasanya sudah beberapa kali mengingatkan kepada pemilik APMS untuk mengikuti aturan Pertamina sesuai harga yang ditetapkan.
“Mengenai pengawasan harga kami juga selalu ingatkan pada pemilik APMS untuk mengikuti aturan dari Pertamina, tapi selalunya alasan tingginya biayapbiaya,” ungkap Kadis Perindag Wakatobi Safiuddin, Minggu, 20 September 2020.
Sedangkan beberapa bukti penjualan dari pihak APMS yang menggunakan jerigen ke para pengecer dengan harga yang tinggi, juga telah dilaporkan ke pengawas BBM Pertamina di Kendari namun tidak direspon.
Kadis Perindag Wakatobi berharap dengan adanya Laporan tersebut, agar segera kegiatan mafia minyak di Wakatobi dituntaskan.
Laporan : Syaiful









