TenggaraNews.com, KENDARI – Anggota DPR RI asal Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua didampingi Ishak Ismail Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Kendari, meresmikan masjid putih Al Muhajirin di Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Nambo, Kota Kendari pada Senin 28 Juni 2021.
Meski hujan mengguyur, namun proses peresmian masjid yang dibangun Ishak Ismail bersama pengurus DPC PDI Perjuangan, tak berhenti.
“Dengan ucapan bismillah rahmanirahim, semoga masjid yang dibangun Haji Ishak Ismail bersama keluarga dan pengurus PDI Perjuangan, dapat menjadi ladang amal yang baik,” kata Hugua saat melakukan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya Masjid Al Muhajirin.
Hadir dalam acara peresmian Masjid Al Muhajirin, antara lain Camat Nambo Dasri, Lurah Bungkutoko Abdul Haris, Kasman Tahir Ketua LPM Kelurahan Bungkutoko, tokoh masyarakat Robin Sidiq, Imam Masjid Al Muhajirin Ardanamzah.

Dari petinggi PDI Perjuangan, yang hadir Ketua DPC PDIP Kota Bau-bau yang juga Wakil Walikota Bau-bau La Ode Monianse, Ketua DPC PDIP Konawe Rusdianto. Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sultra Hasrat dan beberapa pengurus lainnya.
“Dua tahun lamanya masjid ini dibangun, terhitung sejak tahun 2019 dan baru rampun tahun ini. Alhamdulillah masjid ini sudah bisa digunakan dengan baik oleh warga,” ujar Ishak Ismail di hadapan warga yang hadir dalam prosesi peresmian masjid.
Diungkapkan, tahun 2019, Ishak Ismail mendapat proyek peningkatan kawasan Bungkutoko. Lalu melihat ada bangunan masjid posisinya di gunung, sangat sulit dijangkau. Terutama bagi kalangan orang-orang yang sudah berusia lanjut.
“Lalu kami berdiskusi dengan tokoh masyarakat, untuk membangun masjid yang baru. Dan akhirnya Allah merestui keinginan kita semua. Masjid putih berhasil dibangun berkat dukungan semua pihak,” ungkap Ishak Ismail yang dikenal dengan sebutan Anak Lorongnya Kendari.
Sebelumnya, Ishak Ismail terlebih dahulu membangun masjid merah yang juga letaknya di Kelurahan Bungkutoko. “Alhamdulillah sudah ada ada dua masjid yang berhasil dibangun. Masjid pertama namanya masjid merah dan yang sekarang masjid putih. Jadi dua masjid ini menjadi masjid merah putih,” beber Ishak.
Menanggapi berdirinya Masjid Al Muhajirin, Dasri Camat Nambo menyampaikan terima kasih atas pengorbanan keluarga besar Ishak Ismail. “Mewakil pemerintah kota kendari, saya mengucapkan terima kasih. Semoga ini bisa mengantarkan keluarga Pak Haji Ishak menuju surga, “ kata Dasri yang diamini semua warga.
Diakhir prosesi peresmian, Ishak Ismail bersama pengurus PDI Perjuangan juga menyumbangkan dana untuk biaya pembebasan lahan pekuburun di Bungkutoko.
Sesuai penjelasan Kasman Tahir, Ketua LPM Bungkutoko bahwa warga masih kekurangan dana pembebasan lahan pekuburan sebesar Rp 70 juta.
“Menjawab informasi ketua LPM, pada kesempatan ini, Haji Tasman dari Kolaka membantu sebesar Rp 50 juta, Pak Lukman Abunawas Ketua DPD PDI Perjuangan Sultra Rp 10 juta dan saya sendiri atas nama keluarga Ishak Ismail juga menyumbang Rp 10 juta. Jadi cukup Rp 70 juta. Janganmi minta sumbangan ke tempat lain,” jelas Ishak Ismail.
Laporan : Rustam









