TenggaraNews.com, KENDARI – Masih dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 76 tahun 2021, anak-anak warga kompleks BTN Permata Anawai dan Bukit Mentari Indah, sangat antusias mengikuti lomba membawa kelereng dengan menggunakan sendok makan dan lomba pecahkan balon berhadiah.
Lomba yang dipusatkan di lapangan terbuka kompleks BTN Permata Anawai, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua, berlangsung mulai pukul 15.55 sampai 17.20 WITA, Rabu 18 Agustus 2021.

Kegiatan memeriahkan hari kemerdekaan RI tahun 2021, disuport oleh relawan Aku Sahabat Rakyat (ASR) binaan Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Andi Sumangerukka dan Bapak Andi Ady Aksar selaku Ketua DPD Gerindra Sultra yang telah mensponsori kegiatan kemasyarakatan ini” kata Asrahim Ketua Panitia Perayaan HUT RI, Rabu 18 Agustus 2021.
Mengawali lomba, dimulai dengan pertandingan membawa kelereng dengan menggunakan sendok makan yang digigit kuat-kuat agar tidak jatuh.
Peserta harus berjalan sekitar 12 meter jaraknya, kemudian berbalik lagi hingga finis di garis star.
Lomba ini diikuti dibagi 2 kategori, yakni kategori laki-laki dan perempuan, dengan klasifikasi kelas 4 sampai 6 SD. Kemudian kategori usia SMP.
Lomba yang tak kalah menariknya, yakni memecahkan balon berhadiah uang tunai. Pesertanya hampir berimbang antara laki-laki dan perempuan.
Pesertanya kebanyakan anak-anak SD yang masih duduk di kelas 2 sampai kelas 4 SD.
Setiap peserta lomba yang berhasil memecahkan balon, akan memperoleh uang tunai sesuai isi balon yang dipecahkan dengan cara diduduki.
Banyak diantara peserta kesulitan memecahkan balon, karena balon tersebut selalu terpeleset saat akan diduduki.
Para orang tua anak terpaksa memberikan komando sambil berteriak-teriak.
Suasana inilah yang kemudian mengundang tawa para penonton warga kompleks BTN Permata Anawai dan Bukit Mentari Indah.
Turut menyaksikan kegiatan perayaan HUT RI hari ini, antara lain Mahruddin Ketua RW 07, La Ode Udin Ketua RT 02 dan Usman Ketua RT 01.
Sedangkan tokoh masyarakat, antara Muhammad Nasir, Askar, Supriadi. Kemudian tokoh pemuda Rendi.
Laporan : Rustam









