Tenggaranews.com, LANGARA – Dalam upaya membangun daerah yang terdampak rawan bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) lakukan monitoring dan evaluasi.
Bupati Konkep, Ir H Amrullah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk melihat kondisi daerah yang memiliki peluang mitigasi bencana. Sehingga yang menjadi fokus utama dalam kegiatan itu, yakni daerah yang memiliki resiko abrasi yang begitu besar, baik pantai maupun sungai.
“Yang banyak tadi kita tinjau terkait pantai-pantai kita yang ada di dalam perkampungan yang resiko abrasinya begitu besar,” kata Amrullah kepada jurnalis Selasa, 19 Oktober 2021.
Selain itu, orang nomor satu di pulau berbentuk hati ini j menambahkan, tidak hanya memonitoring daerah rawan bencana, tetapi juga mengevaluasi seberapa jauh proses pembangunan yang dilakukan tahun anggaran 2021.
Sebab kita ketahui, kendala yang dihadapi saat ini adanya pandemi Covid-19.
“Inilah yang coba kita lihat, kemudian kita coba mengusulkan ke pusat, mudah-mudahan bisa ada realisasinya, termasuk sungai-sungai kita yang rawan banjir. Peluang-peluang yang bisa kita lakukan untuk normalisasi sungai,” tambahnya.
Lebih jauh, Bupati Amrullah juga menjelaskan terkait dengan proses perubahan anggaran yang diakibatkan pandemi Covid-19 di negeri ini, Kabupaten Konkep mengalami pemotongan anggaran dan juga refocusing. Sehingga proses pembangunan dan proses pengadaan barang dan jasa di daerah itu mengalami keterlambatan.
“Kita lakukan peninjauan untuk bahan evaluasi kita kedepannya. Tapi titik beratnya tadi, ada upaya eksekutif bersama legislatif untuk melakukan usulan ke pusat terkait mitigasi bencana,” jelasnya.
Laporan : Ivhan









