TenggaraNews.com, KENDARI – Kepala Penerangan Korem (Kapenrem)143 Haluoleo, Mayor Arm Sumarsono mengklarifikasi kembali pernyataannya ke sejumlah media online, terkait kabar meninggalnya salah satu mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Muh. Yusuf Kardawi.
Kapenrem 143/HO mengatakan, berdasarkan hasil komunikasi terbaru ke pihak RS. Bahteramas, korban Yusuf Kardawi saat ini tengah menjalani operasi.
“Kondisinya msih hidup dan sekarang lagi operasi untuk menghentikan pendaharahannya,” ujar Kapenrem 143/HO, Kamis 26 September 2019.
Dia juga menambahkan, selain mahasiswa Fakultas Teknik tersebut, dua korban lainnya yang mengalami sesak napas karena gas air mata kini sudah mulai membaik.
“Ada lagi tadi yang luka-luka sudah dirawat. Jadi semua itu korban dengan yang meninggal ada lima,” tambahnya.
Kelima korban tersebut merupakan bagian dari ribuan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi penolakan revisi beberapa UU di Kantor DPRD Provinsi Sultra, yang berakhir ricuh.
Laporan: Ikas
Catatan: permohonan maaf atas kekeliruan informasi pada berita sebelumnya, yang menyebutkan bahwa korban telah meninggal dunia.









