TenggaraNews.com, KENDARI – Wakil Ketua DPRD Kota Kendari, Husain Machmud dilaporkan oleh seorang wanita berinisial YN, dengan dugaan penyekapan dalam mobil miliknya. Laporan terhadap dirinya itu mendadak viral dan menjadi perbincangan warga Medsos.
Menanggapi hal tersebut, politisi Gerindra ini menceritakan kronologis yang terjadi antara dirinya dan kekasihnya tersebut.
Husain Machmud mengatakan, pada kejadian bulan April itu, Ia bersama wanita tersebut dan diajak makan sekitar pukul 16.30 Wita. Setelah itu, wanita tersebut mengikuti dirinya dengan alasan sudah lama tak bertemu dan ingin bercerita banyak.
“Cewek ini ajak saya makan, jam setengah lima kami makan. Setelah makan dia tidak mau turun dari mobil. Alasannya, sudah lama tidak ketemu padahal saya banyak urusan, dia maunya cerita-cerita dulu,” kata Husain Machmud kepada awak media, saat ditemui di salah satu tempat di Kendari, Sabtu 11 Mei 2019.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, Ia mencari lokasi yang ramai kemudian mematikan mobilnya dengan harapan gadis tersebut turun dari mobilnya. Ia keluar dan menjauh sekitar 50 meter dari mobilnya. Mobil dalam keadaan tidak dikunci dan gadis itu sempat membanting-banting pintu mobil miliknya.
“Saya cari tempat yang ramai, saya matikan mobil dengan harapan dia turun saya keluar dan pergi jarak dengan saya 50 meter. Pintu mobil tidak dikunci, mana sudah mau Maghrib dia nyalakan lampu sambil dia banting-banting pintu mobil,” terang Husain Machmud.
Setelah itu, Wakil Ketua DPRD Kota Kendari ini pulang ke kerumah menunaikan sholat Maghrib. Setelah itu, Ia kembali dan wanita tersebut sudah tidak ada dalam mobil.
“Saya pulang sholat dan setelah itu kembali dia sudah tidak ada,” ungkapnya.
Ditanya terkait kebenaran hubungannya dengan wanita yang melaporkan dirinya, Husain Machmud mengakuinya. Akan tetapi sudah berakhir setelah dirinya didenda secara adat (Peohala) beberapa waktu lalu.
“Dulu kami memang ada hubungan tetapi sudah berakhir karena dia pernah denda saya (peohala). Jadi, sekarangbsaya hati-hati sama dia,” beber politisi Gerindra ini.
Ia juga menjelaskan, soal hubungan lima tahun itu sudah selesai, dan saat ini tidak ada lagi. Husain juga menegaskan, terkait dirinya yang sempat menjanjikan pernikahan itu tidak benar.
“Langkah selanjutnya saya ke Polres mungkin Senin depan. Saya hanya ingin meluruskan karena nama baik saya, soal melapor balik nanti dilihat,” pungkasnya.
Laporan: Muhamad Syukur









