TenggaraNews.com, SINJAI — Dua ibu hamil yang menumpangi sebuah mobil hendak diantarkan ke Rumah Sakit Bersalin Restu Ibu, sempat tertahan karena kendaraan yang ditumpangi tidak dapat menembus genangan air, di Jalan Dr. Hamka yang mencapai ketingguab 75 sampai 100 CM.
Kondisi tersebut langsung disikapi para relawan Badan Penaggulanga Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai secara sigap. Alhasil, kedua ibu hamil tersebut berhasil dievakuasi.
Proses evakuasi pertama dilakukan terhadap warga dari Kecamatan Kajuara sekira pukul 02.38 wita, dari jalan Persatuan Raya. Sedangkan evakuasi yang kedua untuk ibu hamil dari Desa Duampanuae, Kecamatan Bulupoddo, dievakuasi sekira pukul 02.47 Wita dari depan gedung Kantor PKK Kabupaten Sinjai, Sabtu 22 Juni 2019.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Sinjai, Budiaman yang ditemui di lokasi evakuasi mengungkapkan, selama ini pihak BPBD memang melakukan posko siaga bencana, dan pada setiap kejadian hujan deras yang diyakini akan menimbulkan genangan air, maka anggota posko pasti melakukan patroli dan selalu siap melakukan evakuasi serta penyelamatan.
“Karena malam menjelang pagi ini, kita sulit menerobos genangan air dengan menggunakan mobil, maka para relawan berpatroli dengan membawa perahu karet, yang akhirnya dapat kita gunakan untuk mengevakuasi warga yang membutuhkannya,” ungkapnya.
Sementara itu, anggota keluarga ibu hamil yang turut mengantar menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya, atas perhatian pemerintah daerah Kabupaten Sinjai, yang tetap memberikan pelayanan tanpa pamrih hingga dini hari dalam keadaan hujan deras dan banjir.
Laporan: Awal
Editor: Ikas









