Tenggaranews.com, MUNA – Ribuan masyarakat Muna semarakkan malam ramah tamah Hari Ulang tahun (HUT) Kabupaten Muna ke-60 di pelataran Sarana Olahraga (SOR) Laode Pandu. Sabtu (6/7/2019).
Pelaksanaan yang khidmat itu dihadiri oleh PLH Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DRS. Laode Mustari, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkapimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), tokoh agama, tokoh adat dan seluruh lapisan masyarkat Kabupaten Muna.
Dalama sambutannya Bupati Muna LM. Rusman Emba menyampaikan kepada masyarakat bahwa selama kepemimpinanya memasuki tahun ke tiga baik sarana dan prasarana, walaupun belum sempurna namun pemerintahan akan segera melaksanakan apa yang menjadi kepentingan dasar untuk masyarakat Muna pada umumnya.
“Insha Allah yang menjadi kebutuhan masyarakat kita akan penuhi dan Alhamdulillah Pemerintah daerah dan petani lokal telah bekerja sama mengembangkan komoditi jagung kuning, sehingga telah diekspor sebanyak 1.500 ton ke tempat lain, tentu ini merupakan kemajuan yang cukup luar biasa dan untuk meningkatkan ekspor tersebut, maka pemerintah telah menyiapkan lahan 10 ribu hektar untuk dimanfatkan,” jelas Mantan Senator DPD RI itu.
Dia juga menambahkan dimasa kepemimpinannya dua tahun sepuluh bulan berbicara mengenai masalah karakteristik Muna dalam kondisi aman dan terkendali. Kegiatan-kegiatan keagamaan berjalan dengan kondusif serta iklim di hampir semua kecamatan juga semua baik, tentu ini menandakan pertumbuhan dan perkembangan Muna makin baik dimasa-masa yang akan datang.
“Insha Allah, semoga tanah yang kita pijaki ini dirahmati Allah SWT karena iklim pertanian kita telah tumbuh, ini menunjukan bahwa alam bersama kita dan semoga bisa berkembang mengalahkan daerah lain, ” jelas Rusman.
Bahkan orang nomor satu di bumi sowite itu menyampaikan bahwa kondusifitas di Kabupaten Muna harus terjaga dengan baik. Rusman Emba kemudian mengutip pesan dari Sahabat nabi yang juga menantu Rasulullah S.A.W yang terkasih Ali bin Abi Thalib, bahwa kezaliman akan tetap ada bukan karena banyaknya orang-orang jahat, tapi karena diamnya orang-orang baik.
“Jadi kalau ada kezaliman, kesombongan keserakahan di Muna yang kita cinta ini maka kita lawan bersama, jangan daerah kita menjadi puncak keserakahan. Olehnya itu kita jaga kondusifitas, yang namanya kezaliman dan kesombongan dan keserakahan tidak berlaku di witeno Wuna Barakati ini, ” ucapnya, disambut tepuk tangan ribuan masyarakat yang hadir.
Untuk diketahui Pelaksanaan Ramah tamah HUT ke-60 menampilkan beberapa kegiatan Khas Masyarakat Muna, diantaranya Musik Kabanti (Gambus), makan bersama dengan di talangi dulang di seluruh desa Kabupaten Muna dan Haroa serta diakhiri dengan dimeriahkan penampilan artis ibu kota.
Laporan : Phoyo
Editor : Rustam









