Tenggaranews.com , SUMBAR – Pemilihan kepala daerah Sumatera Barat (Sumbar) akan berlangsung pada 2020 mendatang. Sejumlah nama sudah mencuat kepermukaan untuk memperebutkan kursi nomor 01.
Salah satunya nama Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Fakhrizal S.H M.Hum. Banyak tokoh masyarakat para cendikiawan dan ulama Sumbar berpendapat figur tersebut dapat menggantikan Irwan Prayitno (IP), Gubernur Sumbar sekarang.
Generasi muda minang turut memberikan dukungan, agar jendral bintang dua kebanggaan urang awak ini maju dalam pilkada 2020 mendatang, Harapan dan dukungan disampaikan Fikri Haldi, Ketua Perkumpulan Milenial Minang.
Fikri menganggap Fakhizal adalah sosok yang ideal untuk menduduk kursi kepemimpinan Sumatera Barat ke depan.
” Selain dikenal dekat dengan para tokoh minang, beliau juga dikenal dekat dengan para ulama. Mewakili generasi muda, kita berharap yang memimpin Sumatera Barat adalah sosok yang peduli dan respon terhadap pemuda, dan itu ada pada Bapak Irjen Pol. Fahrizal, ” kata Fikri, Sabtu (7/7/2019).
Pemuda yang kerap dipanggil Kuya ini juga menyampaikan bahwa Kapolda Sumbar adalah orang yang respon dan peduli terhadap pemuda. “Selama ini bapak Kapolda sangat respon dan peduli terhadap perkembangan pemuda Sumatera Barat. Terbukti seringkali mengangkatkan event-event untuk pemuda, dan membantu event yang mengarah pada perkembangan pemuda Sumatera Barat, ” jelasnya.
Fikri juga menyampaikan, pada pilkada mendatang suara generasi millenial akan menjadi jualan kampanye yang menarik. “Pada Pilkada mendatang suara generasi millenial akan menentukan, dan mungkin seluruh calon akan berkampanye seolah mewakili suara millenial. Di sinilah seringkali kita sayangkan, gaya anak muda jadi jualan yang menarik saat kampanye seolah mewakili suara anak muda. Tapi setelah terpilih, tak peduli lagi dengan perkembangan pemuda Sumatera Barat.
Agar generasi muda tak salah memberikan dukungan terhadap calon kepala daerah Sumbar tahun 2020, Fikri menyarankan agar generasi muda lebih cerdas berpikir dalam urusan kepentingan politik. Jangan mendukung terhadap figur yang dandanannya seolah-olah mensuport generasi muda.
“Figur Pak Fakhrizal, kita yakini dapat menjembatani antara pemerintah Daerah Sumatera Barat dengan pemerintah pusat karena selama ini beliau belum pernah terlibat dalam politik praktis. Artinya beliau tidak mempunyai lawan politik yang menghalangi kebijakan politiknya apa bila beliau memimpin Sumatera Barat kedepan, ” tutup mahasiswa UIN Imam Bonjol.
Laporan : Fauzaki
Editor : Rustam









