TenggaraNews.com, JAKARTA – Ketua Asosiasi Pemerintah Daerah Maritim 6 Negara CTI ( Maritim LGN) Ir. Hugua membuka lokakarya rencana strategis dan mobilisasi sumber daya bagi organisasi, Senin 29 Juli 2019 di ruang Teripang, Gedung Mina Bahari 4 Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Dalam sambutannya, Hugua menekankan perlunya rencana strategis dan pola pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan bagi semua organisasi, untuk menjamin keberlanjutanya dalam pembangunan.
“Rencana strategis itu sama dengan garis-aris besar haluan organisasi, yang berfungsi sebagai petunjuk arah perjalanan organisasi ke depan,” ujar Caleg DPR RI terpilih ini.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kulthida Techasarin (Ann) selaku Regional Coordinator US DOI Bangkok, bahwa rencana strategis harus diikuti dengan pengelolaan sumber daya, khususnya sumber daya keuangan yang berkelanjutan.
“Sebagai contoh, US DOI hanya mendukung Maritim LGN dalam kurun waktu tertentu, dan setelah itu, lembaga ini harus bisa mandiri dengan sumber daya sendiri,” tegas Ann.
Dia juga menggaris bawahi, bahwa US DOI membiayai kegiatan lokakarya seperti ini, karena begitu peduli dengan Maritim LGN dan organisasi lainya untuk mandiri dalam pengelolaan organisasinya .
Lokakarya ini akan dilakasanakan selama tiga hari, dari tanggal 29 Juli sampai 31 Juli 2019, dan diikuti oleh perwakilan dari Pemda antara lain Pemda Kota Ambon, Kabupaten Buleleng , Kemenko Maritim , UNESCO Jakarta Office, Kementerian Dalam Negeri , Kementerian KKP dan dari unsur swasta nitra kementerian dan Maritim LGN .
Para pembicara dalam acara ini adalah Hendra Yusran Siri, Interim direktur Eksekutif Regional Secretaria CTI CFF, Guada Lagrada US DOI Expert , Sri Atmini NCC CTI CFF Indonesia, Ann dari USAID DOI Bangok dan Aldito Kodijat dari UNESCO Office Jakarta.
Laporan: Ikas









