TenggaraNews.com, MUNA -Aslan warga RT 4, Kelurahan Napabalano, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna terbilang nekat. Pasalnya lelaki yang berprofesi sebagai wiraswasta itu nekat menghunuskan badiknya di kediaman Laode Taha (43) dan anaknya Bima (18) yang berdomisili di Desa Bolo Kecamatan Lohia Kabupaten Muna yang masih merupakan keluarga korban.
Menurut Kapolres Muna AKBP. Agung Ramos Paretongan Sinaga melalui Kasat Intel Iptu Kaharuddin Kaendo, aksi yang dilakukan oleh Aslan belum diketahui motifnya namun pada saat penikaman pelaku masih dalam pengaruh minuman keras (alkohol).
Kata dia, Pasca dilaksanakan hari raya Idul Ied, usai Shalat Ashar Laode Taha menggelar pesta minuman keras (Miras) di belakang rumahnya yang ditemani dengan beberapa rekannya termasuk pelaku, namun sekira pukul 19.00 Wita, korban masuk ke dalam rumah kemudian terdengar cek-cok antara Laode Taha dengan istrinya.
” Pasutri itu terlibat cek-cok dalam rumah sehingga anaknya datang kemudian memeluk bapaknya untuk melerai pertikaian kedua orang tuanya, ” ungkap Kaharuddin, Minggu (11/8/2019).
Lanjut Perwira dua balok itu mengatakan pada saat terlibat keributan dalam rumah, rekan Laode Taha yakni La Dhoru dan Bhoker kemudian ikut masuk dalam rumah dengan niat untuk mencairkan suasana dan juga disusul oleh pelaku dengan memegang pisau dan langsung menusuk lengan kanan Laode Taha.
“Pelaku juga telah diingatkan oleh korban untuk tidak memegang pisau karena bisa melukai orang dalam rumah tapi pelaku tetap menikam Laode Taha. Bukannya pelaku lari malah dia kembali menikam anaknya Bima Sakti dan mengenai dada sebelah kirinya,” ucapnya.
Setelah melakukan aksinya terhadap ayah dan anak itu, baru kemudian pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor honda beat berwarna merah sementara kedua korban yang mengalami luka cukup serius dilarikan kerumah sakit.
“Kedua korban sudah dilakukan perawatan secara intensif semantara saat ini pelaku dalam pengejaran tim Jatanras Polres Muna,” pungkasnya.
Laporan : Phoyo
Editor : Rustam









