TenggaraNews.com, MUNA – Umat Kristiani menggelar kebaktian ibadah bersama gereja-gereja (Oikumene) di wilayah hukum Polres Muna. Ibadah yang berlangsung di Aula Aryyaguna Polres Muna diikuti dua kabupaten yakni Kabupaten Muna dan Muna barat (Mubar) pada hari Senin (12/8/2019 2).
Menurut Pendeta Yesaya Tuela, pelaksanaan kebaktian ibadah telah empat kali di laksanakan di Kabupaten Muna yang di fokuskan di Kota Raha. Namun untuk pelaksanaan di Aula Aryyaguna Polres Muna baru tiga kali diselenggarakan.
” Pelaksanaan ini telah beberapa tahun fakum dan puji Tuhan di dua tahun terakhir ini kita lakukan kembali, ” paparnya.

Dikatakannya, di wilayah Muna dan Mubar terdapat 10 Organisasi gereja yang masing-masing dari Protesten, Katolik dan Kharismatik.
“Malam ini 10 organisasi gereja di Muna dan Mubar melakukan ibadah bersama. Adapun pelaksanaan ini dalam rangka doa bersama memperingati hari 17 Agustus kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.”ucap Pendeta Yesaya
Di tempat yang sama, Kapolres Muna AKBP. Agung Ramos Paretongan Sinaga mengatakan ibadah umat kristen di dua wilayah hukumnya yang diselenggarakan di Makopolres Muna, adalah untuk memperkokoh persaudaraan serta menghimbau agar bersama-sama menjaga Kamtibmas.
“Jadi kita dari berbagai gereja bersatu untuk menciptakan keamanan dan kedamaian sesuai dengan tema yang kita gagas yaitu Aman dan Damai itu Indah, Dengan Semangat Dirgahayu Republik Indonesia ke -74 tahun 2019, Mari Kita Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Demi terwujudnya Masyarakat Taat Hukum Serta Kamtibmas Yang Kondusif, ” papar Agung.
Ditambahkannya, Kabupaten Buton Utara (Butur) tidak dapat menghadiri kegiatan yang diselenggarakan setiap tahunnya di Kota Raha disebabkan kondisi jarak yang begitu jauh.
“Butur tidak dapat menghadiri ibadah bersama ini dikarenakan faktor yang menjadi kendala yaitu kondisi jarak yang jauh, ” tutup suami dr. Nisle Purada Ramos.
Laporan : Phoyo
Editor : Rustam









