TenggaraNews.com, MEDAN – Pasca terjadinya bom bunuh diri yang dilakukan oleh Rabbiyal Muslim Nasution (24) di Mapolresta Medan, Rabu 13 November 2019, Tim Gegana Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) mepakukan penyisiran di rumah terduga pelaku.
Setelah pihak kepolisian bergerak dengan cepat melakukan investigasi terhadap tempat tinggal korban yang berada di Jalan Melati 8, Lingkungan 6, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, pihak kepolisian tidak menemukan hal mencurigakan.
Lebih satu jam menggeledah isi rumah pelaku bom bunuh diri, petugas mengamankan beberapa barang yang berada di rumahnya seperti koper, besi, buku-buku, panah dan barang lainnya.
Waka Polda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto juga turun bersama PJU Polda Sumut.
Polisi turut memasang police line di kawasan rumah pelaku bom bunuh diri untuk menghindari banyaknya masyarakat yang melihat langsung di rumah tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, petugas masih menyelidiki terkait bom bunuh diri di Polrestabes Medan.
“Sekarang ini kita masih mendalami kasus bom bunuh diri, dan kita akan terus mencari barang bukti baru jenis bom yang digunakan dan kita belum mengetahuinya,” ujarnya.
Tim Gegana Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan juga melakukan penyisiran rumah kontrakan rekan terduga pelaku bom bunuh diri, di Jalan Serdang GH Lingkungan V, Kelurahan Belawan l, Kecamatan Medan Belawan.
Adapun identitas rekan terduga pelaku bom bunuh diri ini berinisial SA (41) yang sehari- hari bekerja sebagai buruh di Pelabuhan Belawan, dan isterinya berinisial WD (33) bekerja sebagai ibu rumah tangga.
Saat tim melakukan penyisiran di rumah kontrakan, petugas tidak menemukan SA dan isterinya. Diduga target sudah tidak berada dilokasi sejak pukul 19:00 WIB.
Laporan: Rikcy/Hikman









