TenggaraNews.com, MUNA – Rumah semi permanen berukuran 8×6 meter milik Langkokoso (80), warga Desa Kondongia, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna ludes dilalap si jago merah, Kamis 19 Desember 2019 sekira pukul 17.00 Wita.
Pemilik rumah yang berprofesi sebagai petani tersebut tidak dapat menahan tangisnya, bahkan Ia sampai syok dan sempat di larikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raha, setelah melihat kediamannya rata dengan tanah.
Kapolsek Katobu, Ipda Darul Aqsa mengatakan, kebakaran seperti yang diungkapkan beberapa saksi diduga akibat korsleting hubungan arus listrik. Sebelumnya, pemilik rumah sedang mencas senter listrik di ruang tengah, namun tiba-tiba muncul titik api dari colokan di mana senter itu dicas, hingga api langsung membesar dan tidak bisa lagi di padamkan oleh pemilik rumah.
“Kemungkinan ada korsleting arus listrik yang berasal dari lampu cas yang terpasang di ruang tengah. Pemilik rumah mencas lampu senter sekitar pukul 15.00 Wita dan sekitar pukul 17. 00 Wita, api sudah nampak di ruang tengah,” ungkapnya.
Adapun barang-barang milik korban yang terbakar, lanjut Darul, yakni 1 unit TV, 3 unit tempat tidur terbuat dari kayu jati, 1 buah lemari pakaian yang terbuat dari kayu jati, 3 buah lemari, 1 buah handphone dan beberapa peralatan dapur.
“Taksiran kerugian korban diperkirakan sekitar Rp. 50.000.000,” katanya.
Sementara itu, saksi mata, Azizah mengatakan, saat kebakaran terjadi anggota pemadam kebakaran (Damkar) dan tetangga korban sudah berupaya melakukan pemadaman api di TKP, namun upaya itu gagal karena api dengan cepat melahap kediaman tersebut yang sebagian terbuat dari dinding kayu.
“Wa Maako (76) istri dari Langkokoso
ikut syok dan menangis histeris saat melihat kediamannya sudah menjadi arang. Semoga saja pemerintah dan juga ada dermawan yang mau membantu meringankan derita korban, apalagi mereka sudah lanjut usia dan hanya bekerja sebagai seorang petani,” harapnya.
Laporan: Phoyo









