TenggaraNews.com, KENDARI – Sebelum dinyatakan meninggal dunia, anggota Komisi II DPR RI, Imran dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Hermina, Kamis 26 Maret 2020.
Syamsul Ibrahim, salah satu kerabat mantan Bupati Konsel dua periode itu mengatakan, sebelumnya tidak ada penyakit khusus yang diderita almarhum.

“Karena kemarin malam sampai masuk ke RS masih biasa saja,” kata anggota Komisi II DPRD Provinsi Sultra itu, saat dikonfirmasi redaksi TenggaraNews.com melalui akun WhatsApp miliknya, Sabtu 28 Maret 2020.
Lebih lanjut, Syamsul Ibrahim menjelaskan, berdasarkan deteksi dokter setelah di ketahui fisik almarhum lemas, trombosit Ketua DPD Partai Gerindra Sultra tersebut rendah, sehingga dilakukan transfusi darah putih.
“Dan tadi malam di rujuk ke RSUP Bahteramas untuk cuci darah,” jelasnya.
Syamsul Ibrahim juga menambahkan, almarhum Imran menghembuskan nafas terakhirnya di RSUP Bahteramas, Sabtu 28 Maret 2020 sekira pukul 00.08 Wita.
Kabar duka tersebut ramai beredar di berbagai sosial media (Sosmed), baik facebook maupun whatsapp.
Laporan: Ikas









