TenggaraNews.com, KOLAKA – Dari 25 pemuda asal Kelurahan Kolakasi, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka terdampar di Pulau Lambasina, 13 diantaranya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, sedangkan 12 lainnya masih di Pulau Lambasina.
Basarnas Kendari menerima laporan nahkoda kapal, Hadi Nawir pada pukul 16.10 Wita. Berdasarkan laporan yang diterima, longboat yang mereka tumpangi mengalami patah AS di Perairan Lambasina dengan POB 15 orang, pada pukul 15.00 Wita.
Tim Rescue Pos Sar Kolaka bersama gabungan berangkat menuju LKK dengan menggunakan RB 307 untuk memberikan bantuan SAR. Padap pukul 17.36 Wita, tim Sar gabungan berhasil menemukan longboat di sekitar Perairan Lambasina, dan langsung mengevakuasi seluruh POB menuju dermaga Pelabuhan Nusantara Kolaka dalam keadaan selamat.
Tim Gabungan terdiri dari ABK RB 307, Rescuer Pos SAR Kolaka,bPol Air Kolaka, Pos AL Kolaka, Syahbandar Kolaka dan KP3.
Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Kolaka, Hasfar mengungkapkan, bahwa sekitar pukul 16.10 Wita, tim gabungan menerima informasi salah satu pemilik kapal terombang ambing di Pulau Lambasina, akibat menabrak batang kayu yang terapung, sehingga AS pada kapal patah dan mati mesin.
“Sekira pukul 16.10 Wita, tim Basarnas menerima informasi adanya kapal yang mengapung di sekitar Pulau Lambasina besar. Kami bersama tim gabungan langsung menuju kelokasi, sekitar pukul 17.00 Wita, 13 orang berhasil dievakuasi. Sedangkan 12 orang lainnya masih di Pulau Lambasina. Insya Allah besok pagi akan dievakuasi lagi,” ungkap Hasfar.
KUPP Kelas III Kolaka juga berharap agar warga Kolaka yang ingin melaut memperhatikan cuaca dan melapor kepada Syahbandar Kolaka.
“Saat ini cuaca kurang bersahabat, jika ingin melaut agar melapor dulu dan memperhatikan cuaca, kami juga berharap kepada warga Kolaka untuk saat ini agar tidak ke laut dulu. Minimal koordinasi dulu karena Syahbandar punya data cuaca dari BKMG,” harap Hasfar.
Sementara itu, salah satu pemuda yang berhasil di evakuasi, Amriadi mengatakan, bahwa dirinya beserta rekan-rekannya berangkat ke Pulau Lambasina untuk rekreasi, Rabu 3 Juni 2020 sekitar puk 13.00 Wita.
“Kemarin kami berangkat. Kami bermalam di Pulau Lambasina bersama teman – teman lainnya sebanyak 25 orang. Tadi sekira pukul 14.00 Wita kami kembali ke Kolaka menggunakan perahu, tiba – tiba kapal kami mati dan terapung,” ungkapnya.
Pemuda lainnya, Muliadi menjelaskan, pemilik kapal kemudian menelfon ke keluarganya untuk meminta bantuan evakuasi kepada ba
Basarnas Kolaka. Sekitar pull 17.00 Wita, tim Basarnas gabungan tiba untuk melakukan evakuasi.
“Alhamdulillah tim gabungan berhasil menyelamatkan kami, sementara teman kami yang 12 masih di Pulau Lambasina” tutupnya
Berikut yang berhasil dievakuasi
Bintang (17)
Akbar(17)
M.Taufik(14)
Agung(18)
Sumarsi(20)
Andi agung(15)
Amriadi(21)
Muliadi(22)
Irfan(18)
Ikram (16)
Ersa(17)
Ilham(17)
Cakra(17)
Syahrul(23)
Hadi nawir(62)
Laporan :Deri









