TenggaraNews.com, KENDARI – Hujan yang turun terus menerus dalam dua pekan terakhir ini, telah menyebabkan banjir di wilayah Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kecamatan yang diterjang banjir saat ini, yakni Kecamatan Langgikimia, Oheo, Asera dan Andowia. Informasi yang diperoleh Bupati Konut, Ruksamin bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konut, sudah turun langsung membantu warga korban banjir.
Ruksamin dikabarkan berbaur dengan warga setempat, dalam membantu warga yang mengalami dampak banjir.Bahkan dia rela makan di pinggir jalan di Desa Tambakua, Kecamatan Langgikima bersama tim BPBD Konut. Menu makanan yang disajikan hanya mie instan yang direbus.

Melihat foto Ruksamin yang lagi viral itu, banyak netizen medsos yang memujinya, atas kesigapannya membantu warga.
Sementara itu, Badan SAR Nasional (Basarnas) Kendari merilis data Kepala Keluarga (KK) di 2 Kecamatan yang terdampak banjir di Konut, sebanyak 484 KK. Rilis data ini sampaikan Kepala Badan SAR Nasional Kendari, Aris Sofingi, sekira pukul 17. 30 WITA, Sabtu, 20 Juni 2020.
Disebutkan, Kecamatan yang terdampak banjir antara lain di Kecamatan Andowia, dengan rincina KK terdampak di Desa Laronanga sebanyak 83 KK, Desa Labungga 83 KK, Desa Pasuli 99 KK, dan Desa Puwonua 93 KK. Sedangkan, Kecamatan Asera, warga terdampak banjir di Desa Puwanggudu sebanyak 136 KK.
Aris Sofingi, menjelaskan, hingga saat ini belum ada laporan warga adanya korban jiwa. Sedangkan warga korban terdampak banjir sudah dievakuasi.
“Warga yang berdampak banjir di wilayah Kecamatan Asera sudah dievakuasi Tim SAR gabungan ke Huntara yang terletak di Desa Wanggudu Raya,” jelasnya.
Aris menegaskan, data KK terdampak banjir tersebut diambil oleh anggota Basarnas Kendari yang berada di lokasi. Data tersebut, bisa saja terjadi perbedaan dengan data resmi yang dikeluarkan oleh pihak terkait lain.
Laporan : Ichas









