TenggaraNews.com, BUTON UTARA – Tantangan pemerintah yang dihadapi saat ini adalah pandemi covid-19. Namun dengan pengalaman selama meniti karier di pemerintahan, diyakini mampu mengatasi setiap persoalan ke depannya.
Dengan hadirnya Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Buton Utara, akan memberikan suntikan energi baru dilingkup pemerintahan. Karena itu semua unsur harus bisa bekerjasama dengan baik.
Hal ini disampaikan Bupati Buton Utara (Butur) Abu Hasan saat melantik Ir. H. Burhanuddin, M.Si sebagai Pj. Sekda Kabupaten Butur menggantikan Dr. Ir. Budianti Kadidaa, M.S yang kembali menjabat Asisten perekonomian dan Pembangunan Setda Butur.
Sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) nomor 349 tahun 2020 tentang penunjukan Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Utara, masa jabatan Budianti Kadidaa sebagai Pj. Sekda Butur berakhir pada 13 Juli 2020 dan dilanjutkan oleh Ir. Burhanuddin yang dilantik pada 23 Juli 2020 dan berlaku untuk 3 (tiga) bulan kedepan.
Sebelum menjabat Pj. Sekda Butur, Ir. Burhanuddin menjabat Staf Ahli Gubernur bidang kemasyarakatan dan sumberdaya manusia. Tidak hanya itu, Burhanuddin juga pernah menjadi Pejabat (Pj) Bupati Kabupaten Konawe Kepulauan.
“Tantangan sekda baru di hadapan kita cukup berat, tapi saya yakin beliau ini bukan orang baru di pemerintahan, beliau cukup matang, beliau cukup mendapatkan gemblengan di birokrasi,” kata Abu Hasan saat memberikan sambutan dalam pelantikan Pj. Sekda Butur, Kamis, 23 Juli 2020.
Abu Hasan mengatakan, Kehadiran Pj. Sekda baru dimaknai sebagai munculnya energi baru di tatanan kepemerintahan Kabupaten Butur. Untuk itu, ia mengharapakan kerjasama dari seluruh semua pihak di tubuh kepemerintahan Kabupaten Buton Utara.
“Ini harus kita maknai bahwa kita mendapatkan energi baru, kita harus banyak belajar, teman-teman harus banyak berdiskusi dengan pak Bur, saling tukar pengalaman, saling bantu,” kata Abu Hasan.
Laporan : Rustam









