TenggaraNews.com, KONAWE – Pernyataan Kerry Saiful Konggoasa (KSK) yang akan maju sebagai calon gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2024 mendatang, dinilai terlalu dini.
Sebab KSK yang saat ini masih menjabat sebagai bupati Konawe.Banyak tugas yang harus dituntaskan, sebelum berpikir maju di Pilgub yang akan digelar empat tahun lagi.
Ketua DPC Projo Konawe, Abidin Slamet menilai pernyataan bupati Konawe terlalu dini membicarakan soal pencalonan gubernur Sultra.
“Masih banyak tugas-tugas beliau di Konawe yang keteteran, salah satunya yang sedang santer dibicarakan adalah masalah honor perangkat desa yang sudah 18 bulan belum dituntaskan, ” kata Abidin.
Kemudian program sejuta sapi harus dituntaskan dulu dan yang terakhir adalah masalah lapangan pekerjaan yang sekarang masih berproses, tapi tidak diketahui bagaimana akhirnya.
DPC Projo Konawe minta kepada Bupati Konawe Kerry Saiful Konggoasa untuk fokus dulu menyelesaikan persoalan-persoalan di Konawe, karena 2024 masih sangat jauh dan secara tidak langsung sudah menyayat hati para perangkat desa se Kabupaten Konawe yang tersebar di 290 desa.
Sebagaimana diberitakan, KSK akan maju sebagai calon gubernur tanpa memperhitungkan kekuatan Lukman Abunawas, Ketua DPD PDIP Sultra. Pernyataan ini disampaikan KSK, usai mengikuti Muswil V PAN di salah satu hotel di Kendari.
Laporan : Helni









