TenggaraNews.com, BUTON TENGAH – Kabar duka atas wafatnya Wakil Bupati Buton Tengah (Buteng) La Ntau di kediaman pribadi di Lombe, sekira pukul 14.45 Wita, Selasa 4 Agustus 2020, masih menjadi tanya hingga saat ini.
Informasi yang berhasil diperoleh jurnalis TenggaraNews.com di rumah duka, bahwa pensiunan TNI ini meninggal dunia akibat kelelahan setelah mengikuti rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Buteng yang ke 6, Kamis 23 Juli 2020 lalu.
Sebelum mengikuti upacara peringatan HUT Buteng, pria kelahiran Buton 19 Februari 1965 ini terlebih dahulu olahraga badminton di gedung serba guna di Lombe. “Pagi-pagi beliau bermain olahraga bulutangkis di gedung serbaguna. Setelah itu baru upacara hari jadi Buteng,” kata Rasid, keluarga dekat almarhum La Ntau.
Pada sore harinya, La Ntau yang hobi olahraga ini, bermain bola di lapangan sepakbola Wayong di Lombe.
Kemudian pada hari Sabtu 25 Juli 2020, La Ntau bermain bulutangkis lagi di Mawasangka. Sejak pulang dari olahraga ini, kondisi fisiknya mulai dirasakan menurun.
La Ntau kemudian mendapat perawatan di rumah pribadinya. Dokter yang merawatnya adalah dr Akbar yang diketahui anak kandung La Ntau bersama dr Dian Ardianti, anak mantu almarhum.
Pada hari Kamis, 30 Juli 2020, kondisi kesehatan La Ntau sudah mulai dirasakan membaik. Diapun sempat berpesan kepada anaknya, akan sholat Idul Adha di lapangan sepak bola Wayong di Lombe.
Namun pada hari Jumat, 31 Juli 2020, kondisi kesehatan La Ntau memburuk lagi. “Beliau tidak sempat sholat Idul Adha di Lombe, karena kesehatannya hingga kemudian beliau menghembuskan napas terakhir tadi siang,” ujar kerabat dekat sekaligus ajudan almarhum.
La Ntau meninggalkan seorang istri bernama Nur Aida dan dua orang anak yakni dr. Akbar Samau dan Azhar Samaun.
Riwayat Pendidikan
Sekolah Dasar Negeri 2 Lombe, Tahun 1973 – 1979
Sekolah Menengah Pertama Negeri Lombe, Tahun 1979 – 1982
SMA Jayapura, Tahun 1989
Secapa TNI AD, Tahun 2003
Sussarcabif TNI AD, Tahun 2004
Tar SJM TNI AD, Tahun 2004
Suspakop TNI AD, Tahun 2007
Pengalaman Kerja
Prada TNI AD Tahun 1987
Pratu TNI AD Tahun 1989
Serda TNI AD Tahun 1994
Sertu TNI AD Tahun 1998
Letda TNI AD Tahun 2003
Lettu TNI AD Tahun 2007
Kapten TNI AD Tahun 2011
Penghargaan
Operasi GOM 9 TNI AD, Tahun 1989
Dwijasista TNI AD, Tahun 1990
Bintang Kartika Eka Paksi, Presiden, Tahun 2013
Laporan : Hasan Barakati









