TenggaraNews.com, KENDARI – Kehidupan dalam bermasyarakat tidak bisa dihindari perbedaan dalam berbagai sisi. Namun perbedaan itu jangan pernah ditonjolkan.
Tapi yang harus kita kedepankan adalah kebersamaan dan persamaan, sehingga ukhuwah sesama ummat tetap terjaga dengan baik.
Ini disampaikan Ustadz DR. Abdul Gaffar,M.Th.I, saat memberikan taudziah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H / 2020 M, tepatnya Minggu 8 November 2020 di Masjid Nur Ikhlas yang berada di wilayah RW 07 Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari.
Hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad, diantaranya Hajar Aswad Camat Wua-Wua, Erwin Anggota DPRD Kota Kendari, Ketua RW 07 Kelurahan Anawai, La Udin Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad. Kemudian tokoh masyarakat, antara lain Ja’far, Syahrum, Asikin dan Askar.
Tema peringatan Maulid Nabi Muhammad kali ini, yakni Mari Kita Eratkan Ukhuwah Dengan Meneladani Akhlakul Karimah Nabi Muhammad SAW.
“Banyak persamaan dalam masyarakat yang harus dijaga sebagaimana Baginda Rasulullah memberikan contoh, ” kata Abdul Gaffar.
Persamaan yang dimaksud, seperti sesama ummat muslim, sama-sama menyembah Allah SWT. Kemudian bersama-sama melaksanakan sholat berjamaah.
Kemudian, bila ada acara syukuran tetangga, kita semua turut hadir untuk bersama-sama bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah.
Lalu bila kita melihat kisah sebelumnya, bahwa Nabi Muhammad pernah diberi kotoran dibagian kepalanya. Namun Nabi Muhammad tidak membalasnya, apalagi sampai menyimpan dendam kepada orang tersebut.
“Ini salah satu contoh keteladanan Nabi Muhammad yang patut dicontoh dalam kehidupan kita. Walaupun orang menyakiti, tapi tidak dilawan. Justru mari kita lihat persamaan kita,” jelas DR. Abdul Gaffar.
Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad kali ini, turut dimeriahkan Qasidah Rabbana yang dipersembahkan anak-ank dari Masjid Nur Ikhlas, Kelurahan Anawai.
Laporan : Rustam









