TenggaraNews.com, MEDAN – Jembatan titi dua Sicanang yang sudah lama longsor pondasinya, dan terputus akibat terkikis derasnya aliran pasang surut air laut belum juga diperbaiki dinas pemerintah.
Masyarakat Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, meminta kepada Bapak Walikota Medan Boby Nasution ataupun Gubernur Sumut Edy Ramayadi agar segera turun kelapangan, dan memerintahkan dinas terkait, agar segera mengevaluasi secara konstruktif penyebab terhentinya perbaikan jembatan tersebut.
Bahkan masyarakat minta agar melaporkan ke pihak KPK kejaksaan, kepolisian bila terdapat indikasi penyimpangan penyelewengan anggaran pembangunan jembatan tersebut.
Serrta memgungkap siapa-siapa saja oknum yang terlibat, agar seluruh masyarakat mengetahui alasan terhentinya proses pengerjaan jembatan tersebut.
Seorang warga bernama Jhon Manalu yang juga dikenal sebagai Wakil Ketua 1 Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Forum Batak Intelektual Kec Medan Belawan, mengatakan, sejak jembatan ini mengalami kerusakan sangat parah sehingga sempat memutus jalur transportasi masyarakat Kelurahan Sicanang dengan warga kelurahan lainnya. Sampai saat ini juga tidk ada terlihat tanda-tanda perbaikan jembatan .
Sehingga terkesan ada konspirasi yang tak sehat antara pemerintah dengan pengembang jembatan tersebut, sampai akhirnya tak kunjung diselesaikan.
“Seluruh lapisan masyarakat pengguna jembatan darurat (alternatif) khawatir bila suatu saat jembatan darurat ini ambruk, maka masyarakat akan kembali terisolasi, karena hanya jembatan inilah satu-satunya akses penghubung dengan kelurahan lain” sebut Jhon kepada wartawan, Rabu 9 Juni 2021.
Ia mengatakan secara kasat mata, kondisi jembatan titi dua Sicanang sudah karatan dan sebagian besi penahan sudah mulai goyang. Namun perbaikan yang terlihat hanya pengerjaan pengelasan terhadap besi yang lepas saja.
“Kami minta kepada pak Gubernur atau Wali kota medan agar secepatnya jembatan titi dua sicanang bisa diperbaiki,” pintanya.
Menurutnya, perbaikan jembatan titi dua Sicanang sudah perlu dipercepat karena sudah bertahun tahun lamanya jembatan tidak jadi diperbaiki. Apalagi saat ini kondisi jembatan alternatif sudah karatan dan pondasinya terasa goyang,” ujar pria yang mengaku setiap hari melintasi jembatan tersebut.
Laporan : RJ Samosir









