TenggaraNews.com, BUTON – Relawan Aku Sahabat Rakyat (ASR) dibawah binaan Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka di Kabupaten Buton, menemui para petani dan nelayan. Mereka terlibat dalam diskusi tentang kondisi ekonomi yang dirasakan saat ini, terkait dampak pandemi COVID-19.
Dalam diskusi itu, Rahman Pua Ketua Relawan ASR Kabupaten Buton, mengungkapkan ternyata pandemi COVID-19 sangat signifikan mempengaruhi ekonomi mereka.
“Kami berdiskusi dengan para petani dan nelayan Desa Togomangura, Kecamatan Lasalimu. Mereka mengaku sangat merasakan dampak pandemi ini,” kata Rahman Pua.
Dalam diskusi tersebut ada beberapa keluhan para petani dan nelayan yang terungkap. Salah satunya, minimnya alat tangkap para nelayan.
Masalah yang mereka hadapi ini, nantinya akan disampaikan kepada Dewan Pembina ASR, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, untuk dievaluasi dan disingkronkan program ASR untuk masyarakat Sultra.
“ASR memiki beberapa program yang Pro masyarakat, dan keluhan para petani dan nelayan akan disingkronkan tentunya dengan program ASR,” ujar Rahman Pua.
Saat berdiskusi dengan petani dan nelayan, relawan ASR juga mensosialisasikan pentingnya masyarakat menerapkan protokol kesehatan (Prokes), demi mencegah penyebaran COVID-19.
Program sosialisasi prokes ini, merupakan upaya relawan ASR membantu pemerintah memutus penyebaran COVID-19, khususnya di wilayah Kabupaten Buton.
“Kami juga mensosialisasikan taat protokol kesehatan, karena itu menjadi sebuah kewajiban setiap relawan ASR sebagaimana instruksi Bapak Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka,” tuturnya.
Laporan: Rustam









