TenggaraNews.com, WAKATOBI – Ketua DPRD kabupaten Wakatobi Hamiruddin memberikan warning, kepada seluruh anggota dewan agar lebih cermat dalam menelaah dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Tujuannya agar pembangunan daerah lebih berkualitas.
H. Hamiruddin meminta agar anggota dewan segera berkoordinasi dengan komisinya, untuk menyiapkan amandemen komisi, sehingga rancangan awal RPJMD Wakatobi tahun 2021-2026, dapat dikaji secara cermat.
Dikatakan, perhatian RPJMD ditekankan kepada seluruh anggota komisi, agar Wakatobi bisa lebih baik kedepannya, sebab mekanisme pembangunan daerah harus mengacu pada RPJMD.
“Ini bukan dalam rangka mencari suatu kesalahan namun ini semua harus dimaknai untuk penyempurnaan RPJMD, untuk pembangunan Wakatobi lebih baik kedepan,” kata Hamiruddin, Sabtu, 16 Oktober 2021.
Penegasan itu disampaikan ketua DPRD usai memimpin rapat paripurna dengan agenda pokok penyampaian jawaban pemerintah, atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap rancangan awal RPJMD Wakatobi tahun 2021.
Sebagai ketua DPRD, Ia juga memberikan koreksi kepada jajaran Pemda Wakatobi agar saat rapat dan agenda berikutnya dapat dihadiri langsung oleh pejabat yang berwenang sesuai tupoksi agenda, jangan menghadirkan perwakilan yang tidak berwenang dalam agenda rapat.
Menurutnya, jika saat rapat dengar pendapat ataupun agenda lain, yang dihadirkan Pemda bukan adalah orang yang tidak mempunyai wewenang maka pengambilan suatu keputusan tidak akan dilakukan secara baik. Padahal ini menyangkut pembangunan daerah.
” Selain itu, dengan kehadiran orang yang berwenang Kepala Dinas dan badan, hal ini dapat membangun nuansa kebersamaan dan nuansa saling menghormati antara legislatif dan eksekutif. Jangan hanya bicara soal membangun, sebab membangun itu tidak akan bisa tanpa ada pembahasan bersama, ” tegas H. Hamiruddin.
Laporan : Syaiful









