Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Nasional

Kemendikbud Beri Beasiswa Terhadap Ratusan Anak TKI di Malaysia

Redaksi by Redaksi
March 11, 2018
in Nasional, TNC Edukasi
0

You Might Also Like

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

Smiley face
TenggaraNews.com, KOTA KINABALU – Sekitar Ratusan anak TKI yang berada dalam wilayah kerja Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sabah , belum lama ini menerima beasiswa Repatriasi 2018 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  (Kemendikbud) RI melalui KJRI Sabah.
Konjen KJRI Sabah di Kota Kinabalu , Krishna Djelani mengatakan, usai penyerahan biasiswa
diberikan melalui sekolah, seleksi diadakan di sekolah Indonesia, Kota Kinabalu, Sabtu 10 Maret 2018 kemarin , yang dilanjutkan seleksi penerimaan siswa-siswi , Minggu 11 Maret 2018.
Menurut bagian penerangan KJRI Sabah , Imam Sireger untuk Join News Network (JNN) lewat WhatsApp, seleksi beasiswa Repatriasi 2018 dari anak-anak Indonesia di Sabah dan Sarawak sementara berjalan saat ini. Mereka ini (pelajar) sebelumnya mengikuti pendidikan dasar dan lanjutan pertama di Community Learning Center / PKBM di berbagai ladang perkebunan sawit di Sabah dan Sarawak.
“Seleksi untuk tingkat SMP diikuti 141 anak-anak TKI,” ujar Krishna Djelani.
Ditambahkannya,  pemberian beasiwa Kemdikbud kepada anak-anak TKI di Sabah merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap pendidikan, dan kesempatan emas bagi siswa-siswi untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.  Pemerintah mendatangkan 300 guru, agar akses pendidikan dari SD, SMP dan SMA bahkan ke tingkat perguruan tinggi yang merupakan hak dasar bagi anak-anak TKI mengenyam pendidikan dapat dipenuhi.
Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Beasiswa Repatriasi 2018, Melly Saftriani S.S mengungkapkan, seleksi ini merupakan tahapan akhir dari penjaringan awal 931 siswa/siswi SMP di Sabah dan Sarawak.
“Dan mereka yang lolos seleksi akan di tempatkan di dalam sekolah Indonesia penerima beasiswa dari Sabah dan Serawak, diantaranya SMA Permata Insani-Jakarta, SMA Marsudirini-Muntilan, SMA Mutiara Islam-Cileungsi, SMK Islamic Village-Tanggerang, SMK Penerbangan Aerodirgantara-Tanggerang, SMK Negeri 1 Lembar-Lombok Barat, SMK Negeri 2 Simpang 4-Kalimantan Selatan dan SMA Kristen 1 Surakarta-Solo,” ungkapnya..
Melly menerangkan , seleksi diikuti oleh siswa-siswi yang memiliki kualitas akademik dan siap mental untuk melanjutkan pendidikan di tanah air, meski mereka akan berjauhan dengan orang tua sebagai TKI.
Salah seorang  peserta tes yang harus berjalan kaki selama 9 jam dari ladang untuk tiba di SIKK (tempat seleksi)  menyampaikan hasratnya untuk melanjutkan pelajaran , bisa dan mampu menjadi tenaga edukatif dan kembali di ladang menjadi seorang guru. Sebab, sesama anak TKI di ladang, masi banyak yang tidak terakses dengan pemenuhan pendidikan dasar meski diantaranya sudah berusia diatas 9 tahun.
Selain Beasiswa Repatriasi 2018 dari kementerian pendidikan RI, ada juga beasiswa lain oleh swadaya masyarakat, yaitu Sabah Bridge yang dipelopori oleh guru-guru CLC di Sabah.
Catatan JNN ketika bertugas di Sabah pada tahun 2012 lalu, sesuai data KJRI di Kota Kinabalu, tercatat ada 52.000 anak -anak TKI dan dari usia 8-12 tahun belum menikmati pendidikan dasar . Hanya saja , pemerintah RI mengirim tenaga guru , tidak meliat kondisi anak -anak TKI ini berasal dari daerah mana. Sehingga guru yang dikirim itu menyesuaikan kondisi, disebabkan anak-anak TKI mayoritas asal Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

 

 

Laporan: NASRI  ABOE JNN

Post Views: 288
Tags: #anak TKI#beasiswa#Indonesia#Malasya
Previous Post

Pj Gubernur: SKPD Harus Libatkan Pers Dalam Publikasi Program Kerja

Next Post

Kodim 0506 Tanggerang Gerebek Gudang Tabung Gas Oplosan

Redaksi

Redaksi

Related News

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

by Redaksi
December 10, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA - Mendagri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan surat edaran (SE) larangan kepala daerah bepergian ke luar wilayahnya....

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

by Redaksi
November 4, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA – Produksi beras nasional tahun 2025 menunjukkan lonjakan signifikan dan menandai langkah besar Indonesia menuju swasembada pangan. Berdasarkan...

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

by Redaksi
November 1, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA -  Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) menandatangani...

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

by Redaksi
October 28, 2025
0

MOMEN sumpah pemuda bagi generasi kekinian adalah sesuatu yanga sangat berharga, istimewa dan sangat berkesan di mana dalam perjalanan pemuda...

Next Post
Kodim 0506 Tanggerang Gerebek Gudang Tabung Gas Oplosan

Kodim 0506 Tanggerang Gerebek Gudang Tabung Gas Oplosan

Warga Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Perempuan di Tumpukan Sampah

Warga Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Perempuan di Tumpukan Sampah

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia
  • Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara