TenggaraNews.com, KENDARI – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Sulawesi Tenggara (Sultra), Jamaludin mengatakan, program kampung KB yang telah dibentuk di Sultra, saat ini telah tersebar di 17 Kabupaten/Kota dengan jumlah mencapai 212 kampung KB.
Untuk meningkatkan capaian program tersebut, BKKBN Sultra mensinegikan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal itu dilakukan melalui Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di salah satu hotel di Kendari, Kamis 23 Maret 2018.
“Secara umum capaian program BKKBN Sultra terlaksana dengan baik, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah provinsi, pemerintah daerah kabupaten dan kota serta para mitra BKKBN Sultra seperti TNI, PKK, IBI dan lembaga lainnya” ungkapnya.
Inspektur Utama BKKBN pusat, Agus Sukiswo berharap, agar Rakorda yang digelar ini semakin meningkatkan sinergitas dan dukungan pemerintah dan mitra kerja dalam pengelolaan program KKBPK untuk mewujudkan kualitas hidup manusia di Indonesia khususnya di Provinsi Sultra.
“Program KKBPK mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera, dengan melaksanakan delapan fungsi keluarga dan penerapan fungsi keluarga ini membantu keluarga agar bisa lebih bahagia, sejahtera, terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sultra, Hj. Isma mengatakan, Rakorda tersebut harus ada pemetaan sumber daya yang terkait dengan program kependudukan dan keluarga berencana, serta adanya pemetaan masalah sehingga dapat menganalisis kebutuhan seluruh sektor terhadap sumber daya yang tersedia.
“Jika berhasil dipetakan dengan baik, maka pasti muncul program kegiatan yang betul-betul operasional dimasing-masing sektor dan pasti terintegrasi,” pungkasnya.
Laporan: Muhamad Isran








