TenggaraNews.com, KENDARI – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Lukman Abunawas (LA) menyayangkan sikap Gubernur Ali Mazi yang terkesan tak konsisten atas ucapannya.
Lukman mengaku sangat setuju 100 persen terkait pernyataan Ali Mazi, tentang hak prerogatifnya selaku gubernur. Namun disayangkan, mantan Ketua DPW Partai NasDem itu tak seia dan sekata dengan apa yang disampaikannya kepada dirinya, Pj Sekda dan Ld. Mustari, ketika usai pelantikan Kepala BKPSDM, Kepala Bapenda, Plt Kadis Dikbud dan Kepala Badan Kesbang kala itu.
“Saat itu, beliau (Ali Mazi) mengatakan, bahwa untuk mutasi/rotasi berikutnya hanya tiga orang saja yang terlibat menyusun. Boleh tanya Pj. Sekda dan Kepala BKPSDM perihal tersebut,” ujar Lukman Abunawas melalui rilis yang dikirmkan ke wartawan TenggaraNews.com via akun WhatsApp mikiknya, Kamis 10 Januari 2019.
Sayangnya, Ketua KONI Sultra itu tidak menyebutkan secara detail, siapa tiga orang penyusun rotasi yang diinginkan Ali Mazi saat itu.
“Sekali lagi, saya tetap hargai dan junjung tinggi keputusan pak gubernur, saya hanya mau beri saran-saran saja kalau memang dilibatkan ‘l(tapi bukan memaksa), minimal saya diberitahu lebih awal kalau sudah disusun mutasi, supaya saya tidak kaget,” jelas mantan Bupati Konawe dua periode itu.
Ditambahkan Lukman, seharusnya Pj Sekda mampu memediasi untuk beri saran atau mengingatkan gubernur.
“Itu saja yang saya ingin luruskan agar tidak ada persepsi yang negatif. Contohnya, kemarin ada Kabid golongan IIID membawahi golonganl IVA. Kemudian, ada jabatan tekhnis dijabat dari latar belakang guru. Ini yang kita harus ingatkan beliau, termasuk ada Pejabat eselon 3 dan 4 yang sudah menjabat 17 – 20 tahun, ini bisa kita rotasi untuk penyegaran,” bebernya.
Menurut dia, Pj Sekda dan Kepala BKD seharusnya bisa jadi penengah atau mediator untuk kebersamaan semua, dan demi stabilitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan serta kemasyarakatan.
“Maaaf, saya menjelaskan untuk kita ketahui bersama, saya punya hak jawab sebagai bagian dari hak asasi manusia. Rasulullah bersabda, Khairunnaasi AnFa’uhum Linnaasi (sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya),” terangnya.
“Maari kita bangun Sultra dengan prinsip Samaturu (kerjasama), meronga-ronga (kompak) dan medudulu (bersatu). Semoga Allah selalu memberikan rahmatNya kepada Pak Gubernur Ali Mazi bersama keluarga, dan saya sebagai pendamping beliau yang tetap satu kesatuan dalam membangun Sultra yang kita Clcintai bersama-sama,” pungkasnya. (redaksi)









