TenggaraNews, com, KUDUS – Atlet kempo Ahmad Jildan asal Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), sukses meraih medali perak dieven PON Bela Diri II 2025 yang digelar di Kudus, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) pada Selasa, 21 Oktober 2025.
Di laga final randori kelas 55 Kg, Jildan sapaan akrabnya berhadapan dengan atlet kempo Maluku Thomas Muruhuwei.
Thomas berhasil merebut medali emas, setelah di round ke tiga mampu meraih poin.
Jalannya pertandingan babak final randori kelas 55 Kg di round I, kedua atlet bertanding dengan berhati-hati, sehingga keduanya diperingatkan untuk fight bertarung.
Meski sempat jual beli serangan, skor tak berubah 0-0 untuk kedua atlet.
Di round kedua juga demikian, skor masih 0-0 dan dilanjutkan untuk round ke tiga.
Meski Ahmad Jildan hanya mampu mempersembahkan medali perak, namun Muh Armyadi Karno orang tuan Jildan merasa senang dan bersyukur.
“Sudah berusaha tampil maksimal, namun keberuntungan belum berpihak. Buktinya skor kosong-kosong terus sampai dilanjutkan ke babak berikutnya, ” ujar Okent sapaan akrab Armyadi.
Saat tampil di babak final, keluarga Jildan kompak nonton bareng (nobar) melalui siaran televisi.
Hingga tadi sore tim bela diri Sultra sudah mengoleksi 8 medali di PON Beladiri Kudus Jawa Tengah, masing-masing diperoleh dari cabang olahraga kempo 1 perak, taekwondo 1 perak dan 2 perunggu.
Kemudian pencak slat 2 perunggu serta Sambo 2 medali perunggu.
Laporan : Tam









