Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home OPINI

Burhanuddin dan Sebutan ‘Saudaraku’ kepada Masyarakat Bombana

Redaksi by Redaksi
January 4, 2024
in OPINI
0
Smiley face

Ir H Burhanuddin MSi melepas jabatannya sebagai Penjabat (Pj) Bupati Bombana Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 27 November 2023 lalu.

Mantan Kadis Bina Marga dan SDA provinsi itu dikenang dan disayangkan kepergiannya.

Pergantiannya dianggap tiba-tiba sehingga media banyak mengulas legacy yang ditinggalkannya yang dianggap sukses membangun Bombana hanya dalam rentang 15 bulan.

Namun ada satu yang melekat dalam pikiran masyarakat Bombana. Yaitu menyebut masyarakat atau warga dengan sebutan ‘Saudaraku’. Padahal nyaris tidak ada kepala daerah pakai sebutan ‘Saudaraku’ kepada warganya.

Dalam setiap pidatonya yang dihadiri masyarakat, mantan Pj Bupati Konawe Kepulauan itu tak pernah tidak menyebut masyarakat dengan kata ‘saudaraku’.

You Might Also Like

Dam Haji di Tanah Air: Antara Fatwa, Pendapat Mazhab dan Rasionalitas Maqasid

Hardiknas 2 Mei 2025, Optimalisasi Anggaran Pendidikan dan Penguatan SDM

Pendidikan Widyalaya Mulai Menggeliat di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara

Bukan Sekadar Bertahan : Warga Marjinal Kota Kendari Berhak atas Layanan Publik yang Adil dan Inklusif

Di desa, di kelurahan, di dusun, dan di manapun dia bersama rakyat atau membicarakan masyarakat Bombana selalu disebutnya sebagai saudara.

Setelah tidak menjabat Pj Bupati Bombana pun, mantan Plt Sekda Buton Utara itu pun masih menyebut masyarakat Bombana sebagai saudaranya.

Itu terlihat dalam video greeting tahun baru 202. Burhanuddin dari tanah suci Mekkah tetap menyebut masyarakat Bombana dengan sebutan saudara. Videonya banyak beredar di medsos.

“Untuk saudara-saudaraku di Kabupaten Bombana, jalinlah persahabatan, persaudaraan. Yakinlah bahwa sesuatu pasti ada prosesnya, proses akan berjalan, dan insha Allah kita akan meraih sesuatu yang menjadi idaman kita semua,” kata Burhanuddin dalam videonya, 1 Januari 2024.

Tapi mengapa Burhanuddin menganggap masyarakat yang dipimpinnya sebagai saudara? Adakah ceritanya?

Tidak ada histori spesifik dari penyebutan itu. Yang kita tahu sebutan atau panggilan ‘Saudaraku’ banyak dipakai sesama kalangan elite parpol di Sultra, terutama di era Gubernur Nur Alam dengan PAN-nya.

Smiley face

Namun panggilan saudaraku itu hanya di lingkaran sesama politisi dan aktivis demokrasi saja. Itu pun lebih banyak di level elite. Mereka tidak menggunakan panggilan itu kepada rakyat Sultra.

Entah karena pergaulan di tingkat elite itu bersentuhan dengan Burhanuddin atau tidak, sebutan ‘Saudaraku’ terus dipakai oleh mantan Kepala Dinas ESDM Sultra itu.

Saat bertugas di Bombana, Ir H Burhanuddin tatap menggunakan ‘Saudaraku’ untuk menyebut masyarakatnya. Kita bersaudara dan akan selalu bersaudara.

Ada satu kalimat dalam setiap pidato Burhanuddin tentang persaudaraan. Begini bunyinya:

Kita ini Indonesia, kita ini Sulawesi Tenggara, kita ini Bombana, maka kita ini bersaudara. Pidato itu kerap diucapkannya, terutama pada acara kerukunan keluarg di Bombana.

Sebutan saudara-saudaraku kepada masyarakat yang dipimpinnya memberi makna kesetaraan, equation, egaliter, dan berdimensi kekerabatan, familiar, dan atau dalam bahasa asing brotherhood.

Dalam hal ini tidak ada perbedaan antara pemimpin dengan yang dipimpin. Tidak ada dasar hirarki antara pemimpin dengan rakyatnya.

Jika menggunakan perspektif politik, selalu ada perbedaan antara pemimpin misalnya presiden, raja, atau perdana menteri, dengan rakyat. Antara negara dengan rakyat, dan antara kekuasaan dengan rakyat lemah.

Burhanuddin tidak hanya menyebut masyarakat dengan kata saudara tapi lebih dari itu dia menjadikannya sebagai saudara.

Jangan heran kalau Burhanuddin dicintai oleh saudara-saudaranya di Bombana itu.

Penulis : Syahrir Lantoni

 

Post Views: 442
Previous Post

Pembebasan Lahan Tata Kota Langara Bakal Rampung Tahun Ini

Next Post

14 Januari, Batas Waktu Peserta PPPK Konkep 2023  Mengisi DRH

Redaksi

Redaksi

Related News

Dam Haji di Tanah Air: Antara Fatwa, Pendapat Mazhab dan Rasionalitas Maqasid

Dam Haji di Tanah Air: Antara Fatwa, Pendapat Mazhab dan Rasionalitas Maqasid

by Redaksi
May 17, 2025
0

Kebijakan Kementerian Agama RI yang membuka kemungkinan penyembelihan Dam jamaah haji musim 1446 H/2025 M dilakukan di tanah air menimbulkan...

Hardiknas 2 Mei 2025, Optimalisasi Anggaran Pendidikan dan Penguatan SDM

Hardiknas 2 Mei 2025, Optimalisasi Anggaran Pendidikan dan Penguatan SDM

by Redaksi
May 2, 2025
0

Di Hari Pendidikan Nasional 2025 ini, mari kita berhenti sejenak dari euforia perayaan, dan bertanya lebih dalam. Apakah kita benar-benar...

Pendidikan Widyalaya Mulai Menggeliat di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara

Pendidikan Widyalaya Mulai Menggeliat di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara

by Redaksi
May 2, 2025
0

Keberadaan umat Hindu di Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak pertama kali dimulai Tahun 1968 melalui program transimigrasi pertama di Desa Jati...

Bukan Sekadar Bertahan : Warga Marjinal Kota Kendari Berhak atas Layanan Publik yang Adil dan Inklusif

Bukan Sekadar Bertahan : Warga Marjinal Kota Kendari Berhak atas Layanan Publik yang Adil dan Inklusif

by Redaksi
April 25, 2025
0

Di tengah gencarnya pembangunan kota dan geliat ekonomi yang makin hidup, masih ada ribuan warga Kendari yang merasa tak terlayani....

Next Post
14 Januari, Batas Waktu Peserta PPPK Konkep 2023  Mengisi DRH

14 Januari, Batas Waktu Peserta PPPK Konkep 2023  Mengisi DRH

Anggota DPRD Sultra, Yudhianto Mahardika  Sosialisasi Perda Penanggulangan Bencana

Anggota DPRD Sultra, Yudhianto Mahardika  Sosialisasi Perda Penanggulangan Bencana

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri
  • Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara