Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Education

Diduga Sarat Nepotisme: Muhammad Zein Abdullah Tolak Proses Pemilihan Anggota Senat UHO

Redaksi by Redaksi
March 27, 2025
in Education
0
Smiley face

TenggaraNews.com, KENDARI – Pemilihan anggota Senat Universitas Halu Oleo (UHO) yang seharusnya menjadi ajang demokrasi akademik justru diduga dipenuhi praktik-praktik yang merusak nilai demokrasi.

Sejak diberlakukannya Permendikti Saintek Nomor 21 Tahun 2025 tentang Statuta Universitas Halu Oleo, muncul dugaan kuat adanya intervensi dan nepotisme dalam proses pemilihan anggota senat.

Dr. Muhammad Zein Abdullah, S.IP, M.Si, yang juga digadang-gadang sebagai calon Rektor Universitas Halu Oleo periode 2025-2029, menyampaikan kekecewaannya terhadap proses tersebut.

Menurutnya, tahapan pemilihan di tingkat program studi maupun fakultas untuk menjadi anggota senat universitas diduga telah dikendalikanoleh oknum pejabat universitas dan fakultas, yang secara sepihak menetapkan kandidat tertentu tanpa transparansi.

“Saya telah membangun komunikasi dengan rekan-rekan dosen untuk mencalonkan dirisebagai anggota senat. Namun, ternyata sudah ada nama yang ditetapkan secara sepihak oleh pejabat fakultas, bahkan tanpa keinginan dari dosen yang bersangkutan.Ini jelas bentuk intervensi yang tidak dapat diterima dalam sistem demokrasi kampus,”ungkapnya.

You Might Also Like

DPD dan DPC GMNI Sultra Dukung Rekonsiliasi Persatuan Nasional GMNI ‎

‎DPK GMNI FEB UHO Lahirkan Kepemimpinan Baru

‎Diakhir Purna Bakti, Ketua GMNI Kendari Lantik Pengurus DPK GMNI Faperta UHO ‎

Bupati Muna Bachrun Hadiri Pembukaan Pendidikan Pelatihan Capaska 2025

Lebih lanjut, Muhammad Zein Abdullah juga mengungkapkan adanya indikasi intervensi dalam pemilihan anggota senat universitas. Ada dugaan bahwa calon anggota senat tertentu dipromosikan oleh pihak tertentu demi kepentingan tertentu.

Hal ini semakin menguatkan adanya penyanderaan demokrasi di kampus yang seharusnya menjadi contoh bagi kehidupan demokrasi yang sehat.

Melihat kondisi tersebut, Muhammad Zein Abdullah memutuskan untuk tidak mengikuti proses pemilihan anggota senat universitas.

Ia menilai bahwa proses ini sarat dengan praktik nepotisme yang mencederai demokrasi akademik.

Senat universitas seharusnya menjadi lembaga independen yang menentukan kebijakan akademik, termasuk dalam pemilihan rektor.

Namun, dalam praktiknya,pemilihan anggota senat kerap kali diwarnai oleh:

1. Penetapan Calon Anggota Senat Secara Sepihak. Diduga Oknum pimpinanuniversitas menetapkan kandidat secara diam-diam, hanya memberikan kesempatan bagi mereka yang memiliki kedekatan dengan kelompok tertentu.

2. Manipulasi Regulasi. Aturan pemilihan diduga sering kali direvisi mendadak untukmenguntungkan pihak tertentu dan membatasi akademisi kritis yang tidak sejalandengan kepentingan pimpinan universitas.

3. Tekanan dan Intimidasi terhadap Pemilih. Dosen yang ingin memilih secaraindependen diduga menghadapi ancaman sanksi administratif hingga tekananterkait posisi akademik mereka.

4. Mobilisasi Suara untuk Kepentingan Politik. Pemilihan senat diduga dijadikan alatpolitik, dengan mobilisasi suara melalui janji jabatan atau fasilitas akademik.

Smiley face

Dugaan terhadap praktik manipulatif dalam pemilihan anggota berdampak langsung pada pemilihan rektor. Senat yang telah dikondisikan hanya akan menjadi alat kepentingan tertentu, bukan representasi independen dari komunitas akademik.

Akibatnya, rektor yang terpilih bukanlah sosok dengan gagasan terbaik, melainkan figuryang dapat dikendalikan oleh kelompok tertentu.

Lebih jauh, intervensi kekuasaan dalam pemilihan anggota senat juga merusak etikaakademik, menciptakan ketidakpuasan, dan menurunkan kredibilitas universitas di matapublik.

Reputasi Universitas Halu Oleo bisa terancam jika praktik seperti ini terus dibiarkan. Muhammad Zein Abdullah menegaskan bahwa reformasi pemilihan anggota senat universitas harus dilakukan untuk mengembalikan kampus sebagai garda terdepan pendidikan demokrasi.

Beberapa langkah yang ia tawarkan meliputi:

1. Transparansi dalam Proses Pemilihan.

Seluruh tahapan pemilihan harus terbuka dan dapat diawasi oleh publik akademik.

2. Partisipasi yang Inklusif.

Semua dosen harus memiliki hak suara yang sama tanpa intervensi dari pihak manapun.

3. Perlindungan terhadap Pemilih dan Kandidat.

Universitas harus menjamin kebebasan akademik tanpa ancaman atau tekanan dari pihak tertentu.

Pernyataan Sikap:

Tolak Proses Pemilihan Anggota Senat yang Sarat Nepotisme Melihat berbagai dugaan adanya penyimpangan dalam proses pemilihan anggota senat Universitas Halu Oleo,

Muhammad Zein Abdullah mengambil sikap tegas, demi keadilan dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi:

1. Menolak keras proses pemilihan senat yang diduga tidak demokratis dan sarat nepotisme.

2. Meminta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia untuk membatalkan proses pemilihan anggota senat Universitas Halu Oleo,

3. Mengulang kembali Proses pemilihan anggota senat dari awal dan nama-nama anggota senat terpilih dugaan hasil nepotisme dan cawe-cawe pimpinan universitas dan fakultas untuk tidak lagi diusulkan sebagai calon anggota senat.

Meminta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI untuk membentuk Tim Investigasi Independen untuk mengungkap penyimpangan dalam proses pemilihan anggota senat Universitas Halu Oleo. Universitas yang seharusnya menjadi contoh dalam menjunjung demokrasi justru memberikan contoh buruk dalam praktik internalnya. Jika pemilihan anggota senat terus dicederai oleh praktik otoritarianisme, maka jangan berharap kampus bisa melahirkan pemimpin akademik yang berkualitas dan berintegritas. Reformasi dalam sistem pemilihan anggota senat bukan hanya keharusan, tetapi juga tanggung jawab moral demi menjaga integritas dunia akademik di Indonesia.

Laporan : Tam

Post Views: 5,475
Previous Post

Dies Natalis GMNI Ke 71 Tahun, Spirit Merawat Api Perjuangan

Next Post

Tradisi Malam Kajiri Diyakini Masyarakat Wakatobi Turunnya Lailatul Qadar

Redaksi

Redaksi

Related News

DPD dan DPC GMNI Sultra Dukung Rekonsiliasi Persatuan Nasional GMNI ‎

DPD dan DPC GMNI Sultra Dukung Rekonsiliasi Persatuan Nasional GMNI ‎

by Redaksi
December 19, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Sulawesi Tenggara dukung full Rekonsiliasi Persatuan Nasional sebagai wujud komitmen GMNI untuk...

‎DPK GMNI FEB UHO  Lahirkan Kepemimpinan Baru

‎DPK GMNI FEB UHO Lahirkan Kepemimpinan Baru

by Redaksi
December 8, 2025
0

‎TenggaraNews.com, KENDARI - Musyawarah Komisariat (Muskom) DPK GMNI FEB UHO menjadi panggung penting bagi proses regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi...

‎Diakhir Purna Bakti, Ketua GMNI Kendari Lantik Pengurus DPK GMNI Faperta UHO ‎

‎Diakhir Purna Bakti, Ketua GMNI Kendari Lantik Pengurus DPK GMNI Faperta UHO ‎

by Redaksi
November 6, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kendari, Rasmin Jaya resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan...

Bupati Muna Bachrun Hadiri Pembukaan Pendidikan Pelatihan Capaska 2025

Bupati Muna Bachrun Hadiri Pembukaan Pendidikan Pelatihan Capaska 2025

by Redaksi
August 2, 2025
0

TenggaraNews.com, MUNA - Bupati Muna, Drs. H. Bachrun menghadiri pembukaan pelatihan calon Paskibraka (Capaska) di Aula gedung Kantor Badan Kesatuan...

Next Post
Tradisi Malam Kajiri Diyakini Masyarakat Wakatobi Turunnya Lailatul Qadar

Tradisi Malam Kajiri Diyakini Masyarakat Wakatobi Turunnya Lailatul Qadar

2217 Narapidana dan Anak Binaan di Diusulkan Mendapat Remisi Idul Fitri 2025

2217 Narapidana dan Anak Binaan di Diusulkan Mendapat Remisi Idul Fitri 2025

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Aktifitas Tambang Galian C Kembali Marak di Wakatobi
  • Kematian Mudatsir Diduga Dianiaya, Bukan Kecelakaan Lalulintas
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara