TenggaraNews.com, KENDARI – Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) persiapkan enam pembalap yang akan turun di sirkuit Sentul International Karting, Bogor pada ajang pra PON.
Ketua Bidang Olahraga Sepeda Motor IMI Sultra, Erwin mengatakan, keenam pembalap Sultra tersebut akan berlaga pada tanggal 11-12 September mendatang. Terkait persiapan, kata dia, kini sudah 80 persen, selebihnya tinggal melakukan penyesuaian terhadap sirkuit.
“Para pembalap kita ini aktif mengikuti kejuaraan, prestasi mereka selalu baik,” ujar manager tim pra PON IMI Sultra ini, Sabtu 7 September 2019 malam.
Lebih lanjut, Erwin menyebutkan, adapun keenam pembalap tersebut adalah Handi Tuahatu, Tedi Tuahatu dan Yudi Prayogo yang akan turun pada kelas seeded (senior). Kemudian, tiga rider lainnya adalah Harbiansyah Tombili, M. Reski Awal dan La Ode M. Sevian untuk kelas pemula.
“Jumlah tim yang akan berangkat sebanyak 10 orang, terdiri dari empat official dan enam pembalap. Nanti, kami akan berangkat ke Bogor besok, 8 September, sehingga masih ada waktu dua hari untuk pengenalan sirkuit,” kata Ketua VAC Sultra ini.
Soal anggaran, lanjut Erwin, terdiri dari alokasi dana KONI dan IMI Sultra. Meski demikian, dana yang ada tak cukup untuk membiayai kebutuhan tim.
Kekurangan anggaran tersebut ditalangi secara pribadi oleh Ketua IMI Sultra, Anton Timbang. Sehingga, anggaran tak lagi jadi momok bagi tim untuk menghadapi tahap kualifikasi PON tersebut.
“Alhamdulilah, Ketua IMI kami yakni Pak Anton Timbang selalu all out dalam mendukung kebutuhan para pembalap kita dan tim. Bukan hanya pra PON saja, pada event lainnya juga beliau selalu menunjukan perhatiannya untuk kesuksesan pembalap kita,” ucapnya.
Olehnya itu, Ia bersama tim berharap bisa menampilkan yang terbaik, sesuai dengan yang diinginkan yaitu bisa tampil di PON Papua nanti. Mantan vokalis Sang Adam Band ini juga meminta dukungan dan doa dari masyarakat Sultra, agar perjuangan para pembalap perwakilan Sultra di sirkuit nanti membuahkan hasil.
“Pada pra PON ini kan seleksi 16 besar, jika lolos, maka kita bisa jadi peserta PON. Pembalap kita ini memiliki kans besar untuk naik podium,” jelasnya penuh optimis.
Laporan: Ikas









