TNC, KENDARI – Peringatan hari kemerdekaan RI ke 72 tahun di Pemprov Sultra diselenggarakan secara sederhana. Selama dua periode bumi anoa dinahkodai Nur Alam dan Saleh Lasata, kali ini merupakan yang pertama kalinya upacara HUT RI tanpa Nur Alam, yang saat ini tengah menjalani masa penahanan KPK RI.
Barangkali, hal ini inilah yang menyebabkan puncak kemerdekan RI dilaksanakan biasa-biasa saja, tak seperti kemeriahan tahun-tahun sebelumnya.
Idealnya, diakhir masa pemerintahannya segala sesuatunya dibuat terasa istimewa, agar memberikan kesan mendalam kepada masyarakat.

Selain itu, kali ini juga menjadi momentum perdana bagi Saleh Lasata yang saat ini menjabat sebagai Plt. Gubernur, memimpin langsung pengibaran bendera.
Upacara pengibaran bendera dimulai pada pukul 10.00 Wita, dihadiri beberapa pejabat provinsi yakni Sekda Pemprov Sultra, Lukman Abunawas, Kabinda Sultra Brigjen TNI Andi Sumangerukka, Kapolda Sultra Brigjen Pol Andap Budhi Revianto, SH. MH. Sik, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh dan Kajati Sultra Sugeng Djoko Susilo SH. MH.
Kemudian, Danlanal Kendari Kolonel Laut Priyo Budhie Leksono, Kasrem 143 HO Letkol Kav. Agus Waluyo, S.IP sertaDanlanud HLO Letkol Pnb. Muhram Jayahadi.
Pantauan awak media ini, pintu masuk gerbang kantor Gubernur Sultra dijaga ketat pihak keamanan, dan dilakukan beberapa pemeriksaan pada seluruh tamu undangan.
Drama kolosal yang mengusung tema perjuangan para pahlawan, dalam merebut kemerdekaan RI turut mewarna peringatan hari kemerdekaan ini. (***)









