Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home OPINI

Industrialisasi Morosi Ancaman Pembunuhan Massal Warga konut

Redaksi by Redaksi
April 21, 2021
in OPINI
0
Kepulan asap hitam hasil pembakaran batu bara keluar dari cerobong industri pemurnian nikel milik PT. OSS. Foto: Penasultra.com.

Kepulan asap hitam hasil pembakaran batu bara keluar dari cerobong industri pemurnian nikel milik PT. OSS. Foto: Penasultra.com.

Smiley face

Surga VDNI dan OSS, neraka bagi warga dan daerah Konawe Utara (Konut). Sebagai Masyarakat Konut, tidak hanya di darat kami diperhadapkan dengan dampak negatif dari kegiatan industri pemurnian nikel yang berdiri megah di Kabupaten Konawe itu, tetapi juga di perairan wilayah laut Konut, lambat laun mengancam kesehatan, keselamatan nelayan, mengancam kelestarian biota laut, dan mencemari biota laut.

Ada banyak kandungan yang berbahaya terkandung zat dalam batu bara. Batu bara, selain zat karbon juga mengandung besi sulfida atau pirit pada permukaannya. Zat yang satu ini jika berinteraksi dengan air laut, bisa menghasilkan asam sulfat dengan kadar tinggi. Asam sulfat membunuh ikan dan biota laut lainnya. Biota laut cenderung sensitif terhadap perubahan PH yang cepat.

Antara industri dan diskriminasi, itulah kami sebagai masyarakat Konut yang menelan pil pahitnya. Betapa tidak, secara letak geografis administrasinya berada di Kabupaten Konawe, sementara berdampak negatif bagi daerah Kabupaten Konawe Utara, ibarat kiamat sudah dekat, surganya di Konawe dan nerakanya untuk masyarakat konut.

Kekhawatiran itu terkuak dengan pencemaran polusi udara yang menghantui masyarakat kecamatan Motui. Hanya bisa pasrah menghirup udara hitam pekat buatan manusia, yang bersumber dari kegiatan produksi pada industri smelter PT. OSS.

Direktur Explor Anoa Oheo. Foto: Ist.

Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara merupakan daerah perbatasan yang terletak nol kilometer antara batas administratif Kabupaten Konawe dan Konut, hanya berjarak sejengkal antara kegiatan sosial masyarakat motui dengan pusat kegiatan industri.

You Might Also Like

Dam Haji di Tanah Air: Antara Fatwa, Pendapat Mazhab dan Rasionalitas Maqasid

Hardiknas 2 Mei 2025, Optimalisasi Anggaran Pendidikan dan Penguatan SDM

Pendidikan Widyalaya Mulai Menggeliat di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara

Bukan Sekadar Bertahan : Warga Marjinal Kota Kendari Berhak atas Layanan Publik yang Adil dan Inklusif

Smiley face

Darat, laut dan udara wilayah administratif Kabupaten Konawe Utara bak sampah dari kegiatan industrialisasi Morosi. Mulai dari pengrusakan jalan nasional dialih fungsi menjadi kepentingan jalan hauling, abrasi pantai akibat dari kegiatan mobilisasi bongkar muat dari kapal cargo ke darat, sampai mencemari udara pekat hitam bagai maut yang akan membunuh kehidupan masyarakat motui secara perlahan.

Pemerintah pusat, Pemprov dan masing-masing pemerintah daerah Konawe dan konut masalah ini sangat urgen, malapetaka bagi kehidupan masyarakat jika tidak ditanggapi dengan serius. Masyarakat Kecamatan Motui juga adalah Warga Negara Indonesia ( WNI ), bagian konstituen, masyarakat sadar hukum serta juga berkontribusi besar terhadap pajak dan berperan serta terhadap pembangunan di negeri ini. Harusnya mendapat perhatian dan keadilan yang sama seperti masyarakat Indonesia lainnya pada umumnya.

Direktur eXplor Anoa Oheo, Ashari mengajak seluruh masyarakat Konawe Utara untuk bersatu dan mengutuk keras atas yang terjadi akibat dampak buruk dari industrialisasi Morosi. Ini persoalan kemanusiaan yang menjadi tanggung jawab kita bersama. Sepertinya pemerintah hanya bengong tak berdaya melihat kenyataan dan mendengar rintihan rakyatnya dari keserakahan investasi asing itu.

 

 


Oleh : Ashari
Penulis adalah Direktur Explor Anoa Oheo

Post Views: 182
Previous Post

DPRD Muna : 116 Desa Akan Gelar Pilkades Serentak, Ini Waktu Pelaksanaanya

Next Post

Balapan Liar, Belasan Motor Diamankan Polsek Baruga dan Lantas

Redaksi

Redaksi

Related News

Dam Haji di Tanah Air: Antara Fatwa, Pendapat Mazhab dan Rasionalitas Maqasid

Dam Haji di Tanah Air: Antara Fatwa, Pendapat Mazhab dan Rasionalitas Maqasid

by Redaksi
May 17, 2025
0

Kebijakan Kementerian Agama RI yang membuka kemungkinan penyembelihan Dam jamaah haji musim 1446 H/2025 M dilakukan di tanah air menimbulkan...

Hardiknas 2 Mei 2025, Optimalisasi Anggaran Pendidikan dan Penguatan SDM

Hardiknas 2 Mei 2025, Optimalisasi Anggaran Pendidikan dan Penguatan SDM

by Redaksi
May 2, 2025
0

Di Hari Pendidikan Nasional 2025 ini, mari kita berhenti sejenak dari euforia perayaan, dan bertanya lebih dalam. Apakah kita benar-benar...

Pendidikan Widyalaya Mulai Menggeliat di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara

Pendidikan Widyalaya Mulai Menggeliat di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara

by Redaksi
May 2, 2025
0

Keberadaan umat Hindu di Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak pertama kali dimulai Tahun 1968 melalui program transimigrasi pertama di Desa Jati...

Bukan Sekadar Bertahan : Warga Marjinal Kota Kendari Berhak atas Layanan Publik yang Adil dan Inklusif

Bukan Sekadar Bertahan : Warga Marjinal Kota Kendari Berhak atas Layanan Publik yang Adil dan Inklusif

by Redaksi
April 25, 2025
0

Di tengah gencarnya pembangunan kota dan geliat ekonomi yang makin hidup, masih ada ribuan warga Kendari yang merasa tak terlayani....

Next Post
Balapan Liar, Belasan Motor Diamankan Polsek Baruga dan Lantas

Balapan Liar, Belasan Motor Diamankan Polsek Baruga dan Lantas

Arah Koalisi Capres 2024, Siapa Terkuat?

Arah Koalisi Capres 2024, Siapa Terkuat?

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat
  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara