TenggaraNews.com, KENDARI – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Jurnalis Online Indonesia (JOIN) yang dipusatkan di Provinsi Bangka Belitung (Babel), menjadi momentum bagi provinsi yang baru beranjak remaja (17 tahun) ini, untuk mengkesplor potensi pariwisatanya.
Kehadiran para delegasi JOIN dari sejumlah daerah ini, dimanfaatkan para pengurus DPW Join Babel untuk membantu pemerintah memasarkan beberapa objek wisata yang sedang dikembangkan. Hal itu dikemas melalui program Tour City, yang juga merupakan bagian dari rangkaian Rakernas I Join.
Para peserta Rakernas dimanjakan dengan keindahan objek wisata Babel. Seperti Danau Kaolin, yang merupakan wilayah eks. pertambangan timah, kemudian dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah, dengan bersinergi bersama Pemerintah Desa Nibung, Kecamatan Koba.
Bekas galian yang membentuk danau tersebut menawarkan keindahan airnya yang berwarna biru, dengan kedalaman sekitar puluhan meter lebih.
“Pemandangan indah, warna airnya mempesona,” ujar Nanang Sofyan, salah satu jurnalis asal Kota Kendari, Sabtu 28 April 2018.
Selanjutnya, rombongan jurnalis online senusantara ini diajak untuk melihat langsung kawasan hutan Pelawan di Desa Namang, yang merupakan wilayah penghasil madu. Melalui kesempatan itu, para pewarta ini bisa melihat sarang lebah dan mencicipi madu yang telah di panen.
Khusus untuk di Pelawan, terdapat dua macam madu yang dihasilkan dari lebah, yakni madu yang rasanya manis dan ada pula rasa pahit.
“Rasa pahit itu, dari sari-sari bua dari pohon pelawan ini yang diisap lebah,” jelas Abdul Rahman, guide kawasan Hutan Pelawan.
Dari pelawan, perjalan wisata dilanjutkan dengan mengunjungi museum timah, Puri Tri Agung dan berakhir di Pantai Tikus Emas.
“Babel kaya akan potensi wisata. Hanya saja, memang masih butuh komitmen Pemprov dalam mengembangkan potensi yang ada. Karena saya lihat masih ada aktivitas pertambangan dan kelapa sawit, yang jelas bisa merusak lingkungan,” ungkap Ardin Sardin, Wakil Ketua DPD JOIN Kendari.
Laporan: Ikas Cunge











