Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Nasional

Kinerja Investasi BPJS Ketenagakerjaan di 2017

Redaksi by Redaksi
May 9, 2018
in Nasional
0
Smiley face

 

Opini

Oleh: Timboel Siregar

Penulis merupakan Koordinator Bidang Advokasi BPJS Watch

 

You Might Also Like

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

Pembahasan UU ASN Berikan Solusi Bagi PNS dan PPPK

TenggaraNews.com, JAKARTA – Merujuk pada UU BPJS, kemarin BPJS Ketenagakerjaan mempublikasi Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun 2017 di Harian Kompas. Membaca laporan keuangan tersebut, tampak terlihat dana buruh yang diinvestasikan di tahun 2017 menunjukkan jumlah yang meningkat dibandingkan tahun 2016 lalu, di empat program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Per akhir 2017 dana kelolaan investasi dari JKK mencapai Rp. 23,78 triliun, dengan total aset JKK sebesar Rp. 24,11 triliun. Dana kelolaan investasi dari JKm sebesar Rp. 8,21 triliun, dengan total aset JKm sebesar Rp. 8,34 triliun. Dana kelolaan investasi dari JHT mencapai Rp. 249,05 triliun, dengan total aset JHT sebesar Rp. 254,18 triliun. Dana kelolaan investasi dari JP mencapai Rp. 25.28 triliun, dengan total aset JP sebesar Rp. 25,66 triliun.

Dari seluruh data yang ditampilkan dalam Laporan Keuangan tersebut, kita bisa menilai kinerja investasi yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan selama tahun 2017, tentunya dengan membandingkan kinerja investasi di tahun sebelumnya.

Untuk Program JKK, dana kelolaan investasi per 31 Desember 2017 sebesar Rp. 23,78 triliun naik sebesar Rp. 5,1 triliun (27.28%) dari tahun 2016 yang jumlahnya sebesar Rp. 18,69 triliun. Kenaikan dana kelolaan tsb dikontribusi secara dominan oleh pendapatan iuran selama 2017 yang nilainya mencapai Rp. 4,64 triliun.

Menarik untuk membandingkan Pendapatan Investasi antara tahun 2017 dan 2016, yang menurut saya bisa dijadikan ukuran untuk menilai kinerja BPJS Ketenagakerjaan dalam mengelola dana buruh. Bila di 2016 jumlah dana kelolaan dari JKK sebesar Rp. 18,69 triliun berhasil menorehkan pendapatan investasi sebesar Rp. 2,01 triliun, kenapa di tahun 2017 yang dana kelolaannya sebesar Rp. 23,78 triliun hanya mampu membukukan pendapatan investasi sebesar Rp. 1,85 triliun. Ini artinya ada penurunan pendapatan investasi sebesar Rp. 16 milyar (turun 7.9%).

Logika sederhananya, jumlah dana kelolaan di 2017 yang naik 5,1 triliun seharusnya bisa membukukan pendapatan investasi yang lebih tinggi dibandingkan 2016, tapi faktanya kok malah menurun pendapatan investasinya.

Penurunan pendapatan investasi ini disertai dengan peningkatan beban investasi di 2017 sebesar Rp. 58 milyar (29,14%). Di tahun 2016 Beban Investasi sebesar Rp. 199.36 miliar dan di 2017 menjadi Rp. 257,12 miliar. Kenaikan beban investasi yg sebesar 29.14% ini lebih besar bila dibandingkan dengan kenaikan dana investasi JKK yang sebesar 27.28%. Saya menilai ada inefisiensi bila membaca beban investasi tersebut.

Selain itu, penilaian saya ini juga didasari pada fakta bahwa Direksi BPJS Ketenagakerjaan per Maret 2017 telah mengeluarkan kebijakan untuk menurunkan fee saham dari 0.2% menjadi 0.12%, menurunkan manajemen fee reksadana dari 2% menjadi 1%, dan fee obligasi dari 0,1% menjadi 0.05%. Seharusnya dengan kebijakan penurunan fee ini beban investasi bisa diturunkan.

Smiley face

Demikian juga dengan program JKm, dana kelolaan investasi per 31 Desember 2017 yang berjumlah Rp. 8,21 triliun hanya mampu membukukan pendapatan investasi sebesar Rp. 600,13 milyar, lebih rendah bila dibandingkan pendapatan investasi di 2016 yang mampu mencapai pendapatan investasi sebesar Rp. 670,87 milyar dari total dana investasi Rp. 6,25 triliun.

Rendahnya pendapat investasi ini juga disertai dengan peningkatan beban investasi sebesar Rp. 21.3 miliar (32.6%) dari Rp. 65.2 miliar (2016) menjadi Rp. 86.5 miliar (2017). Seharusnya dengan kebijakan penurunan fee ini beban biaya investasi JKm juga bisa diturunkan.

Untuk JHT, kenaikan dana investasi sebesar 16.13% (Rp. 34.6 triliun) dari Rp. 214.4 triliun (2016) menjadi Rp. 249 triliun (2017), ternyata tidak diikuti kenaikan pendapatan investasi yang lebih signifikan (lebih tinggi dari kenaikan dana investasi). Kenaikan pendapatan investasi hanya 4% atau sekitarRp. 900 miliar, padahal kenaikan dana kelolaan investasi naik 16.13%. Pendapatan investasi di 2016 sebesar Rp. 22.61 triliun naik menjadi Rp. 23.5 triliun di 2017.

Sementara itu, beban investasi untuk dana JHT ini menunjukkan kenaikan yang cukup tinggi (bila dibandingkan dengan kenaikan dana investasi dan kenaikan pendapatan investasi), yaitu sebesar 18.9% atau Rp. 46.3 miliar. Beban investasi di 2016 sebesar Rp. 244.7 miliar naik menjadi Rp. 291 miliar di 2017.
Seharusnya dengan kebijakan penurunan fee yang dilakukan Direksi BPJS Keatenagakerjaan, beban investasi bisa diefisienkan.

Dari ketiga program di atas, saya menilai kinerja investasi direksi mengalai penurunan, sementara IHSG di 2017 menunjukan peningkatan dan BI Rate relatif stabil. Tentunya kinerja investasi ini harus dijelaskan ke para pekerja/buruh. Atas penurunan kinerja ini saya mendorong pemerintah melakukan audit kinerja Direksi BPJS Ketenagakerjaan, termasuk mengevaluasi para dewan pengawas yang juga tidak menunjukkan kinerja baik.

Dari kinerja yang kurang maksimal terhadap ketiga program tersebut, tentunya kita patut apresiasi untuk kinerja kelolaan dana program JP, yang dalam waktu 2,5 tahun mampu mengelola dana sebesar Rp. 25.28 triliun. Walaupun demikian, untuk JP ini tentunya ada juga yang perlu diperbaiki yaitu hasil pendapatan investasi yang hanya mencapai Rp. 1.9 triliun atau sekitar 7.5%. Seharusnya pendapatan investasi ini bisa lebih tinggi lagi mengingat dana JP adalah dana jangka panjang, yang klaimnya relatif rendah. Sementara IHSG di 2017 terus menujukkan kenaikan yang baik dan SBI relatif stabil.

Semoga kinerja investasi BPJS Ketenagakerjaan di 2018 semakin baik, sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih baik lagi kepada kesejahteraan buruh.

 

 

Post Views: 263
Tags: #BPJS Ketenagakerjaan#kinerja#timboel siregar
Previous Post

Pemprov Jakarta Distribusi 12.141 KLJ

Next Post

Antusiasme Warga dan Kebahagiaan Rusda Mahmud Pulang Kampung

Redaksi

Redaksi

Related News

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

by Redaksi
December 10, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA - Mendagri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan surat edaran (SE) larangan kepala daerah bepergian ke luar wilayahnya....

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

by Redaksi
November 4, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA – Produksi beras nasional tahun 2025 menunjukkan lonjakan signifikan dan menandai langkah besar Indonesia menuju swasembada pangan. Berdasarkan...

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

by Redaksi
November 1, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA -  Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) menandatangani...

Pembahasan UU ASN Berikan Solusi Bagi PNS dan PPPK

Pembahasan UU ASN Berikan Solusi Bagi PNS dan PPPK

by Redaksi
October 15, 2025
0

TenggaraNews. com, JAKARTA  - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Reni Astuti menegaskan bahwa pembahasan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU...

Next Post
Antusiasme Warga dan Kebahagiaan Rusda Mahmud Pulang Kampung

Antusiasme Warga dan Kebahagiaan Rusda Mahmud Pulang Kampung

Kampanye Akbar Rusda-Sjafei, Perindo Turun Dengan Kekuatan Penuh

Kampanye Akbar Rusda-Sjafei, Perindo Turun Dengan Kekuatan Penuh

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Dari Daratan ke Kepulauan, Sulawesi Tenggara Siap Miliki 15 Satuan Pendidikan Widyalaya
  • Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara