Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Daerah

Kisah Daeng Gading, Keliling Jualan Es Tonton , Tinggal di Gubuk 3×2 Meter di Kolaka

“Saya biasa kalau jualan es, tiba-tiba ada orang singgah dan memberi saya uang, biasa juga beras dan sembako lainnya," kata Daeng Gading yang hanya fasih berbahasa daerah Bugis.

Redaksi by Redaksi
August 24, 2019
in Daerah
0
Smiley face

DIUSIA SENJA, Samaila Daeng Gading memilih tinggal sendiri di gubuk berukuran 3×2 meter yang terletak di Kelurahan Lamokato, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Di gubuk yang jauh dari layaknya sebuah tempat tinggal, di sinilah dia mengolah jualan es krim tradisional atau warga setempat menyebutnya es tonton, setiap hari. Hasil olahannya itu kemudian dijual dengan berkeliling Kota Kolaka. Dari hasil jualan kelilingnya inilah menjadi sumber penghidupan sehari-hari.

Di gubuk inilah Daeng Gading menghabiskan waktunya

Kisah Daeng Gading berjuang untuk mempertahankan kelangsungan hidup, penuh cerita yang memilukan.  Wartawan TenggaraNews.com yang bertugas di wilayah Kabupaten Kolaka dan sekitarnya mengulas kisah kakek ini.

You Might Also Like

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa Laporkan Pelaku di Polres

Pria paruh baya berusia 88 tahun yang sempat viral di media sosial itu, bernama Samaila Daeng Gading. Di usia tuanya tak menyurutkan semangatnya untuk mencari secercah rezeki demi menyambung sisa umurnya.

Baginya tinggal di gubuk sempit berukuran 3×2 meter persegi milik keponakannya, bukan menjadi faktor penghalang. Meski gubuk tersebut tidak nyaman untuk beristirahat, namun karena sudah terbiasa, maka baginya sangatlah tepat kata pepatah Gubukku Istanaku.

Bapak dari tiga anak yang kini tak bersamanya lagi adalah warga dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Setelah istri tercintanya meninggal dunia, Daeng Gading menghabiskan masa sendirian dengan merantau ke berbagai daerah.

Daeng Gading pernah tinggal di Kota Makassar untuk mencari nafkah. Setelah itu tinggal di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) selama berpuluh-puluh tahun hingga ia memutuskan merantau ke Kota Kolaka, tepatnya di Kelurahan Lamokato. Di Kolaka, dia sudah tinggal selama 4 tahun.

Untuk menyambung hidup di Kota Kolaka, Daeng Gading mencari nafkah dengan jualan es krim tradisional alias es tonton. Meski usianya sudah mendekati angka 90 tahun, dia masih kuat mengayuh sepedanya berkeliling ke lorong-lorong menjajakan dagangan es tontonnya.

Tempat yang paling dia suka mangkal jualan es tonton di pertigaan Jalan Akper Kota Kolaka. Di sudut jalan inilah Daeng Gading sering ditemui. Maklum, pelanggan jualan esnya sudah banyak dan sudah mengenalnya dengan baik.

Smiley face

Tak sedikit orang yang membeli daganganya merasa empati dan peduli kepadanya. Daeng sering menerima bantuan dari orang-orang yang berhati baik.

“Saya biasa kalau jualan es, tiba-tiba ada orang singgah dan memberi saya uang, biasa juga beras dan sembako lainnya,” kata Daeng Gading yang hanya fasih berbahasa daerah Bugis.

Sementara itu, kerabat Daeng Gading, Asis (52) menuturkan sejak 4 tahun lalu pindah ke Kolaka. Selama di Kolaka, Daeng Gading selalu berpindah-pindah tempat tinggal. Meskipun memiliki anak tinggal di Muara Perumahan Biru, Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, namun Daeng Gading lebih memilih tinggal di gubuk kecilnya yang berukuran 3×2 meter persegi

Kata Asis, Daeng Gading sempat tinggal bersamanya, hanya saja karena di rumahnya banyak orang sehingga terkesan berisik. Sama halnya dengan di rumah sang anak yang dinilainya berisik, ia kemudian tinggal sendiri di gubuk yang dibangun oleh Asis tepat di belakang rumahnya.

Sementara gubuk itu ia bangunkan dari sisa-sisa bahan seperti seng dan balok dari rumahnya.  Kekurangan bahan untuk mendirikan gubuk, Daeng Gading membelinya sendiri dari uang yang diberikan orang lain.

Asis juga bercerita, sepeda yang digunakan oleh Daeng Gading berjualan es merupakan sepeda bekas yang ia beli sendiri. Sepeda itu perbaiki agar bisa digunakan oleh Daeng Gading untuk berjualan.

“Daeng Gading mau beli sepeda hanya saja uangnya tidak cukup ketika itu, karena saya sedih lihat hanya diam diri tidak bekerja, jadi saya berinisiatif bantu pakai uang saya untuk beli sepeda itu,” ungkap Asis.

Ia menuturkan bila Daeng Gading tidak bisa hanya berdiam diri di rumah. Ia sudah terbiasa bekerja. Sehingga, ia pun membantunya menyediakan transportasinya dalam berjualan.

Melihat kondisi kehidupan Daeng Gading yang memilukan ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka sudah selayaknya memberikan perhatian. Semoga..

 

Laporan : Deriyanto

Editor : Rustam

 

 

Post Views: 240
Previous Post

Gegara Baliho Rajiun Diultimatum 2×24 Jam, MPR Datangi Polres Muna

Next Post

BPTD Wilayah XVIII Sultra Gelar Family Gathering di Bokori

Redaksi

Redaksi

Related News

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

by Redaksi
April 13, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Kapal penumpang KM. Napoleon dengan trayek Kendari - Wd. Buri - Wanci dan sebaliknya, dinilai melakukan...

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

by Redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE SELATAN– Konflik agraria di Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki babak baru...

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

by Redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE - Program perbaikan infrastruktur jalan sepanjang kurang lebih 45 kilometer di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi...

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa  Laporkan Pelaku di Polres

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa Laporkan Pelaku di Polres

by Redaksi
March 27, 2026
0

TenggaraNews. com, BUTENG - Sinakaria Kepala Desa (Kades) Polindu, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), resmi melaporkan sejumlah oknum yang...

Next Post
BPTD Wilayah XVIII Sultra Gelar Family Gathering di Bokori

BPTD Wilayah XVIII Sultra Gelar Family Gathering di Bokori

Ali Mazi Buka Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi di Muna

Ali Mazi Buka Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi di Muna

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara