TenggaraNews.com, KONAWE – Camat Morosi Suriana Saranani bersama Emin Kepala Desa Mendikonu, meninjau pembangunan Pasar Tradisional Mendikonu yang sudah mendapat perbaikan sarana pendukung.
Pasar ini sempat menjadi sorotan, karena pembangunan pasar tersebut dibiarkan terbengkalai. Padahal anggaran yang digunakan untuk membangun pasar tersebut mencapai Rp 500 juta. Pasar itu dibangun menggunakan Dana Desa sejak tahun 2016 sampai 2021. Lokasinya berada di Desa Mendikonu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sultra.
Camat Morosi Suriani Saranani mengatakan, pihaknya melakukan peninjauan langsung terkait persiapan peresmian pasar Desa Mendikonu.
“Dalam waktu dekat, pihak pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa Mendikonu akan melakukan launching pembukaan pasar,” kata Suriani Saranani pada Kamis, 30 September 2021.
Menurut Suriani, tujuan percepatan pembukaan Pasar Desa Mendikonu, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, dalam masa transisi pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Untuk meramaikan Pasar Desa Mendikonu, Camat Morosi akan melakukan kerja sama dengan pihak perusahaan industri yang ada di wilayah Morosi, agar sumber daya alam berupa hasil bumi dan hasil panen masyarakat, bisa diserap pihak perusahaan. Demikian pula halnya hasil usaha kelompok Dasa Wism, berupa home industri.
Sementara itu, Emin Kepala Desa Mendikonu mengaku akan melakukan upaya perbaikan fasilitas dan mempromosikan ke setiap desa serta masyarakat sekitar Morosi, terkait rencana pembukaan pasar Mendikonu.
Laporan : Andi Fale









