Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Nasional

Penghitungan Potensi Penurunan Emisi dan NEK Pada Areal Konsesi Hutan

Redaksi by Redaksi
May 5, 2021
in Nasional
0
Smiley face

TenggaraNews.com, JAKARTA –  Kegiatan adaptasi dan mitigasi dalam perubahan iklim menjadi faktor penting dalam upaya pencapaian target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia.

Pelaku usaha sebagai Non-state actor juga berupaya menjadi bagian penting dalam proses ini. Kemampuan penghitungan potensi penurunan emisi menjadi krusial dilakukan oleh pelaku usaha dalam upaya mengukur kinerja adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Hal ini diungkap Ketua Umum APHI Indroyono Soesilo pada pembukaan Pelatihan Penghitungan Potensi Penurunan Emisi dan Nilai Ekonomi Karbon Untuk Penerbitan CER yang diselenggarakan APHI secara virtual , bekerjasama dengan PT. GAIA Eko Daya Buana dan PT. Digdaya Citta Selaras pada Senin 3 Mei 2021.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, ini merupakan tindak lanjut dari Forum Dialog APHI dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya yang mengusung tema Strategi dan Aksi Mitigasi Sektor Kehutanan Untuk Pemenuhan Target NDC dan Pemanfaatan Nilai Ekonomi Karbon pada 26 April lalu.

You Might Also Like

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

Pembahasan UU ASN Berikan Solusi Bagi PNS dan PPPK

“Pengukuran langsung oleh masing-masing Unit Manajemen (UM) penting dilakukan seiring dengan peluang untuk dapat memanfaatkan Nilai Ekonomi Karbon (NEK), baik melalui skema Result Based Payment maupun perdagangan karbon,” ungkap Indroyono.

Lebih lanjut Indroyono memprediksi bahwa potensi penurunan emisi dari areal kerja Hutan Alam, Hutan Tanaman & Restorasi Ekosistem sangatlah besar untuk dikontribusikan dalam pemenuhan pencapaian NDC Indonesia sebesar 497 juta ton CO2e pada tahun 2030.

“Insentif nilai ekonomi karbon untuk penyerapan emisi karbon di wilayah hutan alam dan hutan tanaman dapat diperoleh melalui antara lain, konservasi dan tata kelola lahan gambut, penerapan SILIN, penerapan Reduced Impact Logging (RIL), dan perpanjangan waktu tanam dan panen pada hutan tanaman industri, serta pengurangan areal tebangan pada hutan alam,” imbuh Indroyono.

Duta Besar Indonesia untuk Jerman Arief Havas Oegroseno menyambut baik Pelatihan Penghitungan Potensi Penurunan emisi Dan Nilai Ekonomi Karbon yang dilakukan APHI.

Smiley face

“Penghitungan ini bukan saja akan membantu Pemerintah dalam mencapai target NDC tetapi juga memunculkan bisnis baru di industri kehutanan,” jelas Arief Havas.

Ini juga menggarisbawahi perdagangan karbon merupakan trend dunia yang saat ini perlu direspon positif oleh Indonesia.

“Ada dua potensi pasar yang bisa digarap yaitu pasar domestik dan pasar internasional. Untuk Uni Eropa sendiri, masih dalam proses terus bertumbuh dan berpeluang maju sebagai leader,” jelas Arief Havas.

Lebih lanjut ia memaparkan, untuk Asia masih didominasi oleh Jepang, China dan India. Bahkan Australia dan Selandia Baru juga tidak mau tertinggal dalam isu perdagangan karbon.

“Saya berharap Indonesia akan bersemangat menggarap potensi perdagangan karbon ini dengan menjadi pusat perdagangan karbon, dengan mengacu pada Peraturan Presiden tentang Nilai Ekonomi Karbon yang sedang dalam proses penerbitan,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur Program GAIA Eko Daya Buana Joseph Adiguna Hutabarat menjelaskan, pelatihan penghitungan karbon yang menggunakan pendekatan “blended learning” yang mengkombinasikan antara proses belajar secara mandiri dengan kelas interaktif secara live direncanakan akan diselenggarakan dalam 4 batch.

Tujuannya guna mempersiapkan Sumber Daya Manusia UM, baik di hutan alam, hutan tanaman, maupun restorasi ekosistem agar dapat melakukan perhitungan penurunan emisi di areal kerjanya secara mandiri, sebagai basis pelaporan ke Sistem Registrasi Nasional dan penerbitan Certified Emissions Reduction (CER).

“Kontribusi sektor kehutanan dalam pemenuhan NDC Indonesia sebesar 17.2% sangat strategis sekali. Karenanya, pelatihan penghitungan karbon di areal kerja UM ini akan berdampak positif dalam memprediksi potensi penurunan emisi. Pelatihan tentunya akan membahas konsep, prinsip dasar CER serta menghitung estimasi awal potensi reduksi emisi,” pungkasJoseph.

Laporan : Fri

Post Views: 391
Previous Post

Kadin Sultra Gelar Pasar Murah Ramadhan

Next Post

Wakil Bupati, Abu Haera : Masyarakat dan Aparat Pemerintah Harus Dukung Pembangunan Smelter di Konut

Redaksi

Redaksi

Related News

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

by Redaksi
December 10, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA - Mendagri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan surat edaran (SE) larangan kepala daerah bepergian ke luar wilayahnya....

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

by Redaksi
November 4, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA – Produksi beras nasional tahun 2025 menunjukkan lonjakan signifikan dan menandai langkah besar Indonesia menuju swasembada pangan. Berdasarkan...

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

by Redaksi
November 1, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA -  Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) menandatangani...

Pembahasan UU ASN Berikan Solusi Bagi PNS dan PPPK

Pembahasan UU ASN Berikan Solusi Bagi PNS dan PPPK

by Redaksi
October 15, 2025
0

TenggaraNews. com, JAKARTA  - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Reni Astuti menegaskan bahwa pembahasan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU...

Next Post
Wakil Bupati, Abu Haera : Masyarakat dan Aparat Pemerintah Harus Dukung Pembangunan Smelter di Konut

Wakil Bupati, Abu Haera : Masyarakat dan Aparat Pemerintah Harus Dukung Pembangunan Smelter di Konut

Penuhi Kriteria, Partai Gerindra Dukung Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka Maju Pilgub 2024

Penuhi Kriteria, Partai Gerindra Dukung Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka Maju Pilgub 2024

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat
  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara