TenggaraNews.com, KENDARI – Pengusaha keturunan Tolaki mulai sadar pentingnya bersatu, untuk saling membesarkan dalam membangun bisnis di daerah sendiri.
Ini dibuktikan melalui deklarisi berdirinya organisasi Himpunan Pengusaha Tolaki Indonesia (HIPTI) di salah satu hotel di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Rabu 11 Februari 2021.
Organisasi ini berorientasi pada pendidikan, pelatihan, pengembangan kapasitas dan pendampingan kepada para pengusaha berketurunan tolaki untuk meningkatkan kualitas dan daya saing baik dalam maupun luar negeri.
Rusmin Abdul Gani, selaku deklarator mengatakan, tujuan perhimpunan tersebut yakni untuk mengakomodir para pengusaha ataupun wiraswasta untuk saling bertukar informasi dalam memajukan pengusaha muda.
“Kita berharap dengan terbentuknya HIPTI para pengusaha keturunan tolaki dapat menunjukkan eksistensinya, saling supor dan utamanya dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan melakukan kerjasama untuk membuka lapangan kerja,”tuturnya.
Tidak hanya itu, pendiri deklarator Muhammad Kobar juga menjelaskan, organisasi ini menjadi wadah bagi para pengusaha untuk saling menguatkan dan bersinergi bersama pemerintah pusat maupun daerah dalam memajukan perekonomian daerah.
“Alhamdulillah organisasi ini sudah terbentuk, dan di sini para pengusaha tolaki bahu membahu dan mengajak pemerintah pusat maupun daerah untuk bersama-sama memajukan ekonomi daerah, sehingga pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dapat di lakukan dengan baik,” ujarnya.
Sementara deklarator lainnya, Bobi Togala mempertegas HIPTI merupakan organisasi non politik dan siap bermitra kepada para pengusaha yang akan berinvestasi di Sulawesi Tenggara.
“Organisasi kita ini non politik. Kami siap kawal investasi bagi teman-teman pengusaha yang mau berinvestasi di Sultra,” jelasnya.
Sambung Muhammad Ilham, salah satu pendiri, hadirnya perhimpunan para pengusaha tolaki ini menjadi perekat dalam mensikapi pesatnya pembangunan di sultra, baik di bidang konstruksi, pariwisata, pertambangan dan lainnya.
Dalam deklarasi tersebut, turut hadir mantan Wali Kota Kendari Mahsyur masie Abunawas, mantan anggota DPRD Sultra Sabaruddin Labamba, Anton dan beberapa pengusaha lainnya.
Laporan : Rustam









