Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Nasional

Perkampungan Adat Nagari Sijunjung Masuk Daftar Unesco

“Semoga kegiatan ini menjadi pembuka jalan untuk kegiatan-kegiatan pelestarian cagar budaya lainnya,” kata Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin ketika membuka kegiatan konservasi rumah gadang di Perkampungan Adat Nagari Sijunjung.

Redaksi by Redaksi
June 23, 2019
in Nasional
0
Smiley face

Tenggaranews.com, SIJUNJUNG – Perkampungan adat Nagari Sijunjung adalah representasi perkampungan dan masyarakat Matrilineal Minangkabau. Perkampungan ini terletak di Kabupaten Sijunjung yang berada di antara dua sungai yaitu Batang Sukam dan Batang Kulampi. Nagari Sijunjung dilingkupi oleh hutan, perbukitan, sawah ladang membuat menampilkan lanskap yang sangat unik.

Perkampungan ini terhampar sekumpulan rumah gadang ( rumah adat) berjumlah 76 buah sebagai simbol kaum (klan) berbasis matrilineal yang masih dibuat dan dibangun tertata rapi dalam satu kawasan. Di Lingkungan Nagari ini termasuk sawah dan ladang , pandam pakuburan (daerah perkuburan suku), lumbung padi, surau, mesjid, pasar, jalan, dan balai adat tersusun pada area yang saling berhubungan dengan sungai.

Perkampungan Adat Nagari Sijunjung yang terletak di Jorong Koto, Padang Ranah, dan Tanah Bato merupakan dua wilayah yang masih utuh sepanjang perjalanan menuju Kerajaan Pagaruyung yang dimulai dari abad ke 14. Keaslian dari perkampungan ini ditunjukan oleh pola perpindahannya. Semua rumah gadang suku (yang dianggap pemukim awal) berada di pinggir jalan (labuah) .

 

,

You Might Also Like

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

Pembahasan UU ASN Berikan Solusi Bagi PNS dan PPPK

Pada saat ini Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat antusias dalam mempersiapkan konservasi rumah gadang perkampungan adat di Nagari Sijunjung tersebut. Melalui Bupati langsung, Pemerintah Kabupaten Sijunjung memberikan apresiasi kepada BPCB terkait hal itu.

Smiley face

“Semoga kegiatan ini menjadi pembuka jalan untuk kegiatan-kegiatan pelestarian cagar budaya lainnya,” kata Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin ketika membuka kegiatan konservasi rumah gadang di Perkampungan Adat Nagari Sijunjung.

Yuswir mengaku bangga atas perhatian dari BPCB sehingga Perkampungan Adat Nagari telah masuk dalam daftar tentatif warisan dunia Unesco.

“Terima kasih atas apresiasi yang diberikan dunia kepada nagari kami,” ucap bupati dihadapan, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman diwakili Kasubdit Pelestarian, R. Widiati, unsur forkopimda, kepala OPD, Camat Sijunjung, Wali Nagari Sijunjung, ninik mamak, dan tokoh masyarakat.

Ia mengatakan, kawasan perkampungan adat (Perkampungan Tradisional-red) luasnya 150 hektar, dan memiliki 76 unit rumah gadang. Selain itu, warga setempat masih mempertahankan aktivitas adat dan budaya, seperti Batobo kongsi, Bakaua adat, Mambantai adat, Basiriah tando, Maanta marapulai, Baralek ada dan Batagak gala, masih dijaga warga setempat.

Sebelumnya, Kepala BPCB Sumatera Barat, Nurmatias konservasi rumah gadang Perkampungan Tradisional di Nagari Sijunjung berlangsung selama lima hari, yakni 20 – 24 Juni 2019.

Kegiatan konservasi ini, sambung dia, diawali dengan sosialisasi dengan menghadirkan narasumber Universitas Bung Hatta Dr.Jhony Wongso, Universitas Gajah Mada Dr. Yustinus Suranto dan Balai Konservasi Borobudur, Heni Kusuma Wati.

Setelah sosialisasi dilanjutkan dengan pratek konservasi di rumah gadang, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke meseum Gudang Ransum, Lubang Tambang Mbah Suro, Meseum Kereta Api dan Puncak Cemara,” ujarnya.

Kegiatan konservasi rumah gadang perkampungan tradisional ini ditandai pemasangan tanda peserta dan penanaman bibit pohon di Perkampungan Adat Nagari Sijunjung.

 

 

 

Laporan : Fauzaki
Editor : Rustam

Post Views: 454
Previous Post

Kemendikbud Keluarkan Surat Edaran Penyesuaian Kuota Penerimaan Peserta Didik Baru

Next Post

Unit Reskrim Polsek Tambang Bekuk Pelaku Curas

Redaksi

Redaksi

Related News

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

by Redaksi
December 10, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA - Mendagri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan surat edaran (SE) larangan kepala daerah bepergian ke luar wilayahnya....

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

by Redaksi
November 4, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA – Produksi beras nasional tahun 2025 menunjukkan lonjakan signifikan dan menandai langkah besar Indonesia menuju swasembada pangan. Berdasarkan...

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

by Redaksi
November 1, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA -  Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) menandatangani...

Pembahasan UU ASN Berikan Solusi Bagi PNS dan PPPK

Pembahasan UU ASN Berikan Solusi Bagi PNS dan PPPK

by Redaksi
October 15, 2025
0

TenggaraNews. com, JAKARTA  - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Reni Astuti menegaskan bahwa pembahasan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU...

Next Post
Unit Reskrim Polsek Tambang Bekuk Pelaku Curas

Unit Reskrim Polsek Tambang Bekuk Pelaku Curas

Jalan Lintas Petapahan Amblas, Kendaraan Berat Dialihkan ke Jalur Alternatif

Jalan Lintas Petapahan Amblas, Kendaraan Berat Dialihkan ke Jalur Alternatif

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara