TenggaraNews.com, KENDARI – Sebanyak 100 tenaga magang dari Sulawesi Tenggara (Sultra), mengikuti program pendidikan dan pelatihan vokasi tahun 2021.
Kegiatan pemagangan dalam negeri melalui Satker Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sultra, berlangsung selama lima bulan (April-Agustus) 2021.
Kegiatan tersebut dibuka Plt Kadis Transnaker Sultra. La Ode Ali Haswandy, SE, M.Si, Jumat 30 April 2021.
Ali Haswandy mengatakan, peserta magang akan dilatih dan dibimbing sehingga memiliki pemahaman dan kompoten untuk satu bidang kegiatan.
“Pemagangan merupakan bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu antara pelatihan di lembaga pelatihan dengan bekerja secara langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur,” ujarnya.

Menurutnya, peserta magang kali ini merupakan peserta yang telah lolos beberapa tahapan seleksi yang dilaksanakan masing-masing perusahaan.
“Anda yang lolos pemagangan ini merupakan peserta pilihan untuk ikut program ini yang out putnya dipersiapkan untuk bekerja pada perusahaan di daerah ini,”tambah Ali Haswandi.
Kepala Bidang pembinaan pelatihan dan produktifitas penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja Dinas Transnaker Sultra Aswati, S.Sos, M.Ap mengatakan, kegiatan pemagangan dalam negeri Satker Dinas Transnaker Provinsi Sultra program pendidikan dan pelatihan vokasi tahun anggaran 2021 diikuti 100 peserta, berasal dari lima kejuruan masing-masing, kebidanan dan keperawatan, penjualan, tata busana, desain furniture dan interior serta hidroponik.
Dia mengatakan, untuk memaksimalkan kegiatan pemagangan, pihak Dinas Transnaker Sultra menggandeng sejumlah perusahaan/lembaga diantaranya, rumah sakit swasta untuk jurusan kebidanan dan keperawatan, Maxccel Depo Teknik dan PT Wahana Megah Putra untuk penjualan, penjahit Hero untuk jurusan tata busana, CV Surya Mandiri Cipta untuk jurusan desain furniture dan interior. Disamping itu ada pula CV G&R Sukses Jaya untuk jurusan hidroponik.
Seluruh peserta pemangangan dalam negeri berasal dari pencari kerja di wilayah Kota Kendari dan sekitarnya dimana masing-masing paket sebanyak 10 orang. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh perlengkapan berupa pakaian, BPJS Ketenagakerjaan, uang saku serta sertifikat.
Laporan : Ibi









