TenggaraNews.com, KENDARI – Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog, Imam Subowo mengungkapkan, bahwa stok beras secara nasional masih aman hingga lima bulan kedepan. Selain itu, pihaknya juga masih terus melakukan pengadaan, untuk menambah stok beras yang sudah ada di gudang perusahaan plat merah tersebut.
“Ia, kalau untuk stok beras sih kita masih punya, bisa memenuhi kebutuhan masyarakat kita hingga 4,7 bulan mendatang. Amanlah untuk lima bulan kedepan,” ujar Imam Subowo.
Dia juga menambahkan, penyerapan gabah petani secara nasional dibtahun 2017 ini cenderung menurun, jima dibandingkan dengan penyerapan ditahun 2016 lalu. Kendati demikian, kata Imam, untuk Sulawesi Tenggara (Sultra) masih tergolong baik realisasinya, apalagi ada support pemerintah provinsi.
“Pak Gubernur mensupport, jadi enak kak. Beras yang disuplai merupakan hasil produksi dari petani Sultra. Bahkan, istilahnya kita bantu move ke tempat lain, move nasional ada yang ke Gorontalo dan daerah lainnya, jadi sangat-sangat bagus,” tambahnya.
“Alhamdulillah salah satu provinsi yang penyerapan gabahnya bagus itu ada di Sultra,” jelas Imam.
Lebih lanjut, Ia menerangkan, sesuai dengan peraturan pemerintah, pihakya menyiapkan tiga type beras yakni medium, medium plus, kemudian ada beras premium. Bahkan kalau dilihat, nanti akan ada beras khusus, hanya saja dirinya belum mengetahui di Sultra, apakah ada beras khusus atau tidak.
“Untuk itu, nanti kita pengen langsung masuk ke tempat-tempat petani, nah kita manfaatkan BUMD. Kita akan kerja sama dengan BUMD yang ada di desa, itulah yang kita pengen penyerapan-penyerapan melaui lembaga tersebut sehingga kita bisa langsung dekat dengan petani,” tutupnya.
Laporan: Muhamad Isran
Editor: Ikas Cunge









