Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home TNC Edukasi

Titiek Puspitawaty, ELT : “Kebocoran Emosi Vs Produktivitas Kerja”

Redaksi by Redaksi
July 24, 2019
in TNC Edukasi, TNC Inspiration
0
Smiley face

Sahabat Inspiratif

 Salam Antusias…!!!

Sadarkah kita jika selama ini  lebih fokus mengelola waktu daripada mengelola emosi dengan alasan demi produktivitas kerja. Jadilah kita bekerja dalam waktu yang panjang dan lama karena berfikir, semakin lama berkutat dengan kerjaan maka semakin produktiflah kita. Eeeiitt…jangan salah, sebuah artikel yang ditulis Tony Schwartz dan diterbitkan Harvard Business Review mengungkapkan fakta bahwa, untuk meningkatkan produktivitas dalam bekerja, ada hal lain yang harus dikelola yaitu mengelola Emosi, karena terkait langsung dengan Energi Produktivitas kerja.

Jika selama ini kita hanya tahu dan diajarkan mengelola waktu dengan baik, sebenarnya kemampuan ini belumlah memadai. Anda harus pula mengelola Energi, khususnya dalam bekerja. Orang yang bekerja dua jam saja, tetapi dengan energi seratus persen, itu sama efektifnya dengan mereka yang bekerja empat jam, tetapi  hanya mempunyai energi lima puluh persen. Artinya, lamanya waktu bekerja, tidak selalu berkorelasi positif dengan produktivitas kerja. Pada prinsipnya, waktu yang lama tidak selalu identik dengan kerja yang produktif.

Titiek Pusptiwaty,ELT

You Might Also Like

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

Anggota DPR RI Ahmad Safei Pastikan Masyarakat Kolaka Memiliki Akses Gizi yang Layak

Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha Gelar Dialog Transformasi Pergerakan Mahasiswa Sebagai Pelopor Perubahan

Komisi IX DPR RI Bersama BGN Sosialisasi Program MBG di Baubau

Terkait dengan prinsip itu, tantangannya adalah bagaimana kita bisa mengerjakan banyak hal sesuai target dan dilakukan sebaik mungkin dengan waktu terbatas?.  Nah…Pada titik inilah Menejemen Energi sangat dibutuhkan. Seseorang bisa bekerja dengan baik jika mempunyai Energi Berlimpah. Bekerja dengan Total Energi, itulah kuncinya. So, jangan bangga dulu kalau anda bisa bekerja lama. Banyak orang  bisa bekerja dalam waktu lama, tetapi produktivitas yang dihasilkannya sebenarnya sedikit. Menarik bukan…? Lalu apa penyebabnya?.

Dalam sebuah tes psikologi “Personal Analysis System Report (PASR)” terhadap beberapa peserta pelatihan kecerdasan emosi diketahui bahwa, peran emosi-emosi yang tidak menyenangkan, ternyata akan banyak menyerap sekaligus menghabiskan energi mereka dikantor. Tak heran jika pulang ke rumah, mereka dalam kondisi yang capek dan kelelahan yang tidak wajar (Burn Out).

Kaitan emosi dan menurunnya level energi seseorang akan mempengaruhi staminanya dalam bekerja. Penyebabnya ada beberapa hal, ibarat pipa air, energi dipengaruhi oleh kebocoran dan sumbatan yang terjadi dalam talang emosi seseorang. Karena itu penting mengelola emosi agar energi di kantor tidak semakin habis.

Cara mengatasi agar level stamina energi kita selalu tinggi  bisa melalui langkah berikut. Yang pertama, hindari kebocoran Emosi. Kebocoran emosi ini terjadi jika kita bekerja setengah-setengah. Menyelesaikan tugas dengan setengah hati. Akibatnya kita tidak bisa focus bekerja.

Smiley face

Yang kedua, jangan pernah menunda-nunda pekerjaan. Sifat menunda-nunda pekerjaan (procrastination) merupakan kebiasaan yang bisa menghabiskan banyak energi kerja kita. Menumpuk pekerjaan adalah salah satu kebiasaan negatif yang bisa menyedot energi kita.. Orang yang terbiasa  menumpuk pekerjaan, pada akhirnya tidak melakukan apapun. Untuk mengatasi ini, buatlah prioritas kerja, pilihlah yang paling sulit.  semakin sulit dan menyebalkan, harus ditangani lebih dulu.

Cara yang ketiga adalah, tidak harus  menunggu waktu yang tepat untuk memulai. Banyak orang menunda dan mempersiapkan pekerjaan dengan bertele-tele. Menunggu mood datang.  Padahal datangnya mood tidak pernah bisa ditebak. Intinya tidak ada waktu yang tepat selain memaksa untuk memulainya. Jadi mulai sekarang berhati-hatilah dengan emosi anda. Apapbila didalam diri anda sering muncul perasaan atau emosi yang tidak menyenangkan seperti mudah marah, kecewa, jengkel, iri hati dll, maka berhati-hatilah, itu tanda-tanda kebocoran emosi dan   akan berakibat pada melemahnya energi kerja.

Sekarang anda sudah mengerti bahwa kebocoran emosi akan berpengaruh pada melemahnya level energi seseorang. Bukan saja dapat berakibat buruk pada hasil, prestasi, kemajuan, karir dan produktivitas anda, tetapi juga terhadap kondisi fisik dan mental anda. Dibutuhkan lebih banyak latihan pengembangan kemampuan mengelola kualitas emosi, dengan melatih aspek-aspek emosi positif.

Semoga tulisan sederhana ini bisa  mencerahkan dan menambah kewaspadaan kita terhadap kebocoran emosi ditempat kerja. Dengan mengelola emosi dan energi positif, kita mampu meningkatkan produktivitas kerja dan bukan hanya sekedar berlama-lama dalam bekerja.

Akhirnya, harus diingat  “Beban emosi kerja, membuat beban pekerjaan normal menjadi berlipat ganda beratnya”. Pahamilah bahwa “Bukan seberapa banyak waktu yang dihabiskan, tetapi berapa banyak energi yang dicurahkan dalam mengerjakan suatu pekerjaan”.

Semoga bermanfaat. Salam Antusias….!!!

  • Sharing & Pertanyaan melalui titiekbms_kendari@yahoo.com atau wa : 082292091186
  • Pengasuh Rubrik  : Titiek Puspitawaty ELT
  • Certified Licensed Trainer (MWS-Indonesia)
  • Trainer Pengembangan Diri (Self Help & Soft Skill Trainer)
  • Public Speaker
  • Mental & Character Booster
  • Founder TPW Resources Trainer Kendari (Jasa Trainer & Penyelenggara Training)
  • Outbound Instructure
  • Radio Talk Motivator for Youth & Woman di RRI Prosatu fm 96.7 mhz & Produa 90.8 fm Kendari
  • Facebook    : Titiek_Puspitawaty
  • Funpage     : Tpw Resources-Trainer Kendari
  • Twitter       : @Ti2ekpw
  •  Instagram : titiekpuspitawaty

 

Post Views: 249
Previous Post

Dorong Efisiensi Pelayanan Informasi, Mahasiswa KKN Unhas Serahkan Hasil Proker ke Kelurahan Polewali

Next Post

Kecelakaan Bus di Dharmasraya, Dua Penumpang Tewas

Redaksi

Redaksi

Related News

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

by Redaksi
October 28, 2025
0

MOMEN sumpah pemuda bagi generasi kekinian adalah sesuatu yanga sangat berharga, istimewa dan sangat berkesan di mana dalam perjalanan pemuda...

Anggota DPR RI Ahmad Safei Pastikan Masyarakat Kolaka Memiliki Akses Gizi yang Layak

Anggota DPR RI Ahmad Safei Pastikan Masyarakat Kolaka Memiliki Akses Gizi yang Layak

by Redaksi
October 12, 2025
0

TenggaraNews.com, KOLAKA - Anggota Komisi IX DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Ahmad Safei, senantiasa ingin...

Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha  Gelar Dialog Transformasi Pergerakan Mahasiswa Sebagai Pelopor Perubahan

Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha Gelar Dialog Transformasi Pergerakan Mahasiswa Sebagai Pelopor Perubahan

by Redaksi
October 12, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI - Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha (KPMM), Muna Barat menggelar dialog dengan mengangkat tema "Transformasi Pergerakan Mahasiswa sebagai Pelopor...

Komisi IX DPR RI Bersama BGN Sosialisasi Program MBG di Baubau

Komisi IX DPR RI Bersama BGN Sosialisasi Program MBG di Baubau

by Redaksi
September 16, 2025
0

TenggaraNews. com, BAUBAU - Komisi IX DPR RI bersama Mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan sosialisasi program Makan Bergizi...

Next Post
Kecelakaan Bus di Dharmasraya, Dua Penumpang Tewas

Kecelakaan Bus di Dharmasraya, Dua Penumpang Tewas

Terkait Pembatalan CPNS Drg Romi, Bupati Solok Selatan Dipanggil Ombudsman

Terkait Pembatalan CPNS Drg Romi, Bupati Solok Selatan Dipanggil Ombudsman

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara